Kisah Warga Bidara Cina Soal Banjir Sebelum Jokowi dan Ahok

0
257
Kisah Warga Bidara Cina Soal Banjir Sebelum Jokowi dan Ahok
Kisah Warga Bidara Cina Soal Banjir Sebelum Jokowi dan Ahok

Indolah.com – Kisah Warga Bidara Cina Soal Banjir Sebelum Jokowi dan Ahok, Daerah Bidara Cina di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur adalah salah satu daerah langganan banjir Ibu Kota. Terlebih waktu musim hujan datang, daerah ini diketahui jadi langganan banjir. Ditambah lagi area Bidara Cina ada persis di pinggir Kali Ciliwung.

Akan tetapi keadaan itu sekarang berubah. Setidaknya ini menurut pernyataan salah seorang warga di kawasan Bidara Cina.

Reni (41), salah satu masyarakat yang mengakui telah 40 tahun tinggal di Bidara Cina mengakui telah lima tahun terakhir daerahnya tak kembali kebanjiran.

“Alhamdulillah telah lima tahun tidak banjir mas,” tutur Reni yang keseharian tinggal di Jalan Setia, gang pertama, RT 03/02, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Dia mengakui, tradisi banjir yang biasa berlangsung saat musim hujan sekarang sudah tidak lagi menerpa tempat tinggalnya semenjak tahun 2013. Waktu itu, Jakarta di pimpin oleh Gubernur Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaya Poernama alias Ahok. Banjir tidak lagi terjadi sesudah pembangunan sodetan di lokasi Bidara Cina.

Baca Juga : Seorang Pria AS Bunuh Anak dan Istrinya yang Sedang Hamil

Sebelum pembangunan sodetan, luapan air bisa melahap tempat tinggalnya sampai ke lantai dua. Keadaan nahas itu biasa berlangsung beberapa hari selama kurang lebih 1 minggu.

Lantaran pembangunan sodetan itu, Reni mengakui sekarang tidak repot kembali mengatisipasi datangnya banjir saat musim hujan datang. Awal mulanya, Reni mesti mengangkat barang berharga ke lantai dua tempat tinggalnya. Akan tetapi saat ini dia cukup hanya selamatkan surat-surat berharga milik keluarganya.

“Jika dahulu kita mesti bersiap bawa beberapa barang berharga ke lantai dua. Sebab banjirnya dapat sampai lantai dua rumah ini,” kata dia.

Akan tetapi, banjir di daerah Bidara Cina tidak sepenuhnya hilang. Dia mengakui ada banyak lokasi sekitaran tempat tinggalnya yang terserang banjir meskipun tidak separah lima tahun kemarin.

“Tetapi efeknya gak merata. Di pinggir-pinggir Bidara Cina masih tetap suka banjir, seperti di Kebon Pala sana meskipun banjirnya gak separah lima tahun kemarin,” katanya.

Meskipun begitu, Reni masih bersukur dengan kapasitas Pemprov DKI bangun sodetan pada saat itu. Dia mengharap keadaan ini masih terjaga hingga tidak berlangsung banjir besar kembali.

(Visited 30 times, 1 visits today)