Kongres Tahunan PSSI di Surabaya Didemo Ratusan Bonek

0
801

Surabaya – Kongres tahunan PSSI di Hotel Shangri-La, Surabaya, didemo ratusan suporter Persebaya atau bonek. Demo itu membuat bagian depan hotel di Jalan Mayjen Sungkono dipasang kawat berduri.

Dari pengamatan detikcom, bonek menyemut di pembatas tengah jalan raya. Ratusan polisi dari Polrestabes dan jajaran membawa pentungan dan tameng membuat pagar betis.

“Silakan bikin liga sendiri tapi jangan bubarkan Persebaya 1927,” kata Komisaris PT Persebaya Indonesia, Saleh Mukadar, kepada wartawan di lokasi, Minggu (26/1/2013).

Saleh mengatakan PSSI jangan semena-mena, karena sejarahnya Persebaya sudah melahirkan banyak pemain bintang. Dua yang terakhir adalah pemain tim nasional, M. Taufik dan Andik Vermansyah.

“Dan jangan lupa, Persebaya didirikan oleh walikota Surabaya dan sudah ada 9 walikota Surabaya yang sudah mengurusnya,” tambah Saleh.

Ia menambahkan, pihaknya dalam kesempatan ini hanya ingin berdialog dengan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin dan Sekjen Joko Driyono. Saleh ingin mempertanyakan alasan kenapa Persebaya (1927) yang diakui oleh FIFA, tetapi Persebaya yang lahir di tahun 2010 — musim lalu bermain di Divisi Utama PT. Liga — yang dibolehkan mengikuti kompetisi musim ini (2014).

Persebaya tahun 2010 ini didirikan oleh PT Mitra Muda Inti Berlian (MMID). Padahal perusahaan tersebut di bidang kontraktor dan dinilai sama sekali tidak terkait dengan olahraga atau sepakbola.

(Visited 58 times, 1 visits today)