Korban First Travel Tertipu Karena Tergiur Iklan Syahrini

0
161
Korban First Travel Tertipu Karena Tergiur Iklan Syahrini
Korban First Travel Tertipu Karena Tergiur Iklan Syahrini

Indolah.com – Korban First Travel Tertipu Karena Tergiur Iklan Syahrini, Korban penipuan First Travel tergoda beli paket umrah karna jasanya pernah diiklankan oleh biduan menor Syahrini. Kesaksian itu tersingkap dalam kelanjutan sidang masalah penipuan First Travel.

Pengadilan Negeri Depok mengadakan sidang kelanjutan penipuan perjalanan umrah First Travel dengan agenda dengerin info saksi dari banyak korban hari ini.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendatangkan empat saksi dari calon jemaah yakni Suprapti (38), Marsonah (48), Awal Lalita (53) serta Iriyanti (56).

Awalnya Jaksa menyebut sebelas saksi dalam sidang hari ini. Tetapi, cuma empat saksi yang dapat penuhi panggilan untuk ada dalam sidang dengan terdakwa masalah penipuan serta penggelapan Direktur Paling utama First Travel Andika Surachman, Direktur Anniesa Hasibuan, serta Direktur Keuangan Siti Nuraida dengan kata lain Kiki Hasibuan.

Dalam kesaksiannya, empat korban mengakui tertarik ikuti program umroh Firat Travel karna promosi memakai banyak artis seperti Syahrini serta Julia Perez.

“Dari bagian finansial, karna di agen beda mahal, serta di FT lebih murah, kebetulan uang saya baru segitu, tapi tanggal 29 Mei tahun lalu tetaplah saya tidak jadi pergi,” kata Marsonah waktu memberi kesaksian di persidangan PN Depok, Senin (12/3).

“Saya juga cari info lewat media sosial, FT kan seringkali men-share video banyak artis yang berada di situs serta Facebooknya itu. Ada Syahrini serta Jupe (Julia Perez), Jadi buat tertarik,” lebih Marsonah.

Baca Juga : Menkeu Sri Mulyani Sindir Pihak yang Suka Sebar Hoax Masalah Utang RI

Dalam kesaksiannya, Marsonah menyampaikan mula-mula ditawari harga paket perjalanan seharga Rp 14, 3 juta. Terakhir, Marsonah diwajibkan menaikkan cost sebesar Rp2, 5 juta pada Maret 2017 dengan dalih perubahan ke paket harga carter pesawat yang dapat pergi pada bln. Ramadan. Marsonah sendiri harusnya jadi di antara calon jemaah umrah First Travel yang wajib alami pil pahit karna tidak jadi pergi sesuai sama yang sudah dijadwalkan pada 29 Mei 2017 kemarin.

Masalah video promosi yang memakai selebritas terkenal Indonesia, di sebutkan Marsonah, First Travel menjanjikan kenyamanan sarana yang berkwalitas di tanah suci saat banyak jamaah menekuni umrah.

” Sehingga ini buat lebih tertarik, tidak hanya harga, promosinya bagus juga, ” kata Marsonah.

Tidak cuma Marsonah yang mengaku hal itu. Korban yang lain seperti Irianti mengakui tergiur dengan harga terjangkau serta video promosi yang diterbitkan First Travel.

” Dalam Facebook serta Instagramnya itu saya saksikan videonya Syahrini gunakan batik (seragam umrah) First Travel. Itu buat saya tertarik tidak hanya harga promo, ” ungkap Irianti.

Irianti mengakui dianya ikuti paket promo umroh sebesar Rp14, 3 juta dari First Travel serta sudah dibayar lunas pada Mei 2016 untuk pemberangkatan Mei 2017.

Sama Marsonah, Irianti awalannya tidak berprasangka buruk dapat jadi di antara korban penipuan First Travel. Apalagi, dianya lantas pernah menekuni manasik (kursus) umrah serta memperoleh perelengkapan seperti koper serta seragam.

Hal tersebut jadi tandanya kalau dianya di pastikan dapat pergi pada Mei 2017.

” Saya telah bayar lunas ke rekening First Travel. Saya telah terima peralatan umroh serta turut manasik Umroh, tapi pada-hari H nya tetaplah tidak pergi, ” tutur Irianti dihadapan majelis hakim.

Diakhir kesaksian, Irianti menangis memohon terhadap majelis hakim supaya banyak terdakwa dihukum seberat- beratnya serta kembalikan uang yang sudah dibayarkannya itu.

” Itu uang bertahun-tahun saya tabung untuk umrah dengan keluarga, tapi saat ini hilang. Mohon dihukum seberat-beratnya serta kembalikan uangnya, ” tuturnya.

Pada sidang diawalnya, 19 Februari 2018, JPU membacakan tiga dakwaan pada tiga terdakwa. Ke-3 dakwaan itu semasing yaitu Pasal 378 KUHP, 372 KUHP jo 55 ayat 1 serta jo 64, serta pasal 3 Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

(Visited 1,199 times, 1 visits today)