KPU Jelaskan Soal Polemik WN China Punya E-KTP dan Terdaftar DPT

0
79
KPU Jelaskan Soal Polemik WN China Punya E-KTP dan Terdaftar DPT
KPU Jelaskan Soal Polemik WN China Punya E-KTP dan Terdaftar DPT

Indolah.com – KPU Jelaskan Soal Polemik WN China Punya E-KTP dan Terdaftar DPT, KPU telah menjelaskan duduk masalah munculnya Nomor Induk Kependudukan (NIK) tenaga kerja asing (TKA) China di Cianjur di Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. Pada dasarnya, TKA China berinisial GC itu sebetulnya tidak masuk DPT.

“Poin pentingnya ialah Bapak GC dengan NIK ini tidak ada di DPT Pemilu 2019. Poin pentingnya itu,” kata Komisioner KPU, Viryan Aziz, di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (26/2/2019).

Sebelumnya, telah dijelaskan jika NIK di e-KTP GC, yang tersebar di sosial media, muncul di DPT Pemilu 2019 saat dimasukkan dengan nama seseorang WNI berinisial B. Nyatanya, NIK di e-KTP si B berlainan dengan NIK di DPT yang bersumber dari Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) Pilkada Serentak 2018.

Permasalahannya ada di ketidaksamaan NIK Pak B (warga negara Indonesia) di e-KTP dengan DPT yang bersumber dari DP4 Pemilihan kepala daerah 2018. Pak B masih dapat mencoblos di Pemilu 2019, sementara GC (warga negara China) tidak dapat mencoblos.

Baca Juga : Dua Setengah Hari Naik Kereta, Kim Jong-un Tiba di Vietnam

Hasil ini didapatkan KPU sesudah lakukan pencarian di lapangan dengan menjumpai langsung B. Setelah itu, KPU akan lakukan pengaturan kelanjutan untuk pastikan tidak ada WNA di DPT Pemilu 2019.

“Karenanya ada kecemasan publik jika WNA asing masuk dalam DPT, KPU selekasnya bekerjasama dengan Dukcapil Kemendagri. KPU akan meminta data by name by address masyarakat negara asing yang mempunyai KTP elektronik,” papar Viryan.

“Lalu KPU akan lakukan penyelarasan data DPT, apa diketemukan ataukah tidak serta itu akan selekasnya kami kerjakan,” ujarnya.

Awal mulanya, baik Kemendagri ataupun KPU telah menyatakan WNA tidak dapat mencoblos walau mempunyai e-KTP. Ketentuan masalah e-KTP buat TKA sendiri tertera dalam Undang-Undang (UU) Nomer 24 Tahun 2013 mengenai Administrasi Kependudukan. Spesial ketentuan masalah TKA dengan keadaan spesifik harus miliki e-KTP berada di masalah 63 dengan info WNI serta orang asing yang mempunyai izin tinggal masih yang sudah berusia 17 tahun atau sudah kawin atau sempat kawin harus mempunyai KTP-el atau e-KTP.

(Visited 19 times, 1 visits today)