Lagi, KPK periksa Ruhut Sitompul

0
763

INDOLAH.COM – Secara bergantian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memanggil politikus Partai Demokrat untuk dimintai keterangannya. Kali ini, yang mendapat giliran adalah Juru Bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul untuk diperiksa.
Ruhut akan diperiksa sebagai saksi untuk mantan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum terkait kasus Proyek Pusat Pelatihan Pendidikan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

“Ya benar, dia diperiksa sebagai saksi,” kata Kepala Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi, Rabu (12/3/2014).
Ruhut bukan kali ini saja diperiksa lembaga antikorupsi. Pada pertengahan Novermber 2013 lalu politikus nyentrik asal partai binaan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini sudah diperiksa KPK.
Untuk mendalami kasus yang menimpa Anas, penyidik KPK juga memanggil saksi lain yakni Dadiono (Karyawan), Pandi (Karyawan), Yano Kuswadi (Mahasiswa) dan dari pihak swasta, Saiful Bahri.

“Mereka juga diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang sama,” tukas Priharsa.
Seperti diketahui, Anas ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji (gratifikasi) terkait proyek Hambalang dan atau proyek lain oleh KPK. Anas diduga menerima gratifikasi berupa mobil Toyota Harrier saat menjadi anggota DPR dari Fraksi Demokrat.
Anas dijerat dengan menggunakan Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah oleh UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Belakangan, Anas juga dijerat dengan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Anas sendiri telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK.

(Visited 160 times, 1 visits today)