Ledakan Di Kantor Polisi Malay, 30 Mobil Sitaan Hangus

0
623

People stand near a damaged car after explosions near Cairo University

Indolah.com – Kantor polisi Malaysia dibom. Tak lama kemudian, terdengar ledakan keras lainnya yang disebutkan berasal dari tabung gas. Lalu ada ledakan lain juga tak jauh dari kantor polisi.

“Hanya ada 2 ledakan bom, satu di depan toko 7-Eleven di Jalan Ponpichai, di seberang sebuah perguruan tinggi teknologi. Dan yang lainnya di kompleks kantor polisi,” ujar Kepala polisi Haadyai Pol Col Passakorn Klanwan seperti dilansir dari The Star, Kamis (8/5/2014).

“Ledakan terdengar beruntun, karena ada tabung gas meledak ketika bom yang dimuat di kendaraan meledak di lokasi pembangunan rumah susun di kompleks itu,” sambung Passakorn.

“Ledakan gas itu terkesan seperti serangan bom ganda,” beber Kol Pol Passakorn.

Bom pertama, urai Passakorn, ditanam di sepeda motor dan meledak pukul 13.45 waktu setempat. Merusak sepeda motor yang diparkir di depan toko 7-Eleven dan beberapa toko-toko terdekat.

“Bom kedua, sekitar 2 km jauhnya, meledak 10 menit kemudian di kompleks, menghancurkan sekitar 30 mobil yang telah disita oleh polisi,” tuturnya.

Passakorn mengungkapkan, sepeda motor yang digunakan untuk menanam bom itu dilaporkan hilang di Yala tahun lalu. Sejauh ini, papar Passakorn, 14 orang terluka akibat 2 ledakan itu.

Seorang pejabat Rumah Sakit Haadyai yang menolak disebutkan namanya menegaskan, semua korban adalah warga negara Thailand . “4 Orang terluka parah,” kata dia. Menurut datanya, korban ledakan yang ada di Rumah Sakit Haadyai adalah: Sak Prakobsuk 53 tahun, Wuthichai Hatchaboon 38 tahun dan Tipmanee Rattananil 45 tahun. Sementara Kittisak Nilporn 36 tahun,  dirawat di Rumah Sakit Ratyindee.

Kesaksian

Saat ditemui di Rumah Sakit Haadyai, Wuthichai mengatakan ia sedang berjalan keluar dari 7-Eleven ketika sebuah bom meledak beberapa meter darinya.

“Saya sangat beruntung masih hidup,” kata Wuthichai yang menderita patah kaki kanan dan beberapa luka di tubuhnya akibat terkena puing-puing ledakan.

Sementara seorang supir taksi motor, Sak yang juga menjadi korban ledakan itu menuturkan, dirinya langsung tak sadarkan diri ketika ledakan itu terjadi di kompleks kantor polisi.

“Aku sedang dalam perjalanan pulang ketika ledakan itu terjadi, dan dampaknya aku terlempar dari sepeda motor. Ketika aku bangun, aku sudah berada di rumah sakit,” kata Sak menambahkan bahwa ia terluka di lengan kirinya.

Kepala polisi provinsi Songkhla, Mayor Jenderal Akaphop Prasitwat-tanachai pun akan segera mengadakan konferensi pers terkait ledakan tersebut.

Lokasi ledakan di Haadyai, berada 50 km dari perbatasan utara Malaysia. Lokasi itu populer dengan turis Malaysia dan Singapura, sebagian besar pembeli mengunjungi tempat itu untuk tawar-menawar.

Pada Desember tahun lalu, kota-kota perbatasan Thailand Danok, Padang Besar dan Sadao mengalami serangkaian pemboman. Sebuah bom mobil di basement parkir dari Lee Gardens Plaza Hotel Maret 2012 meledak, menewaskan tiga orang. Dua di antaranya warga negara Malaysia, sementara ratusan lainnya terluka.

(Visited 65 times, 1 visits today)