Lesti Kejora Laporkan Rizky Billar Terkait KDRT

0
57
Lesti Kejora Laporkan Rizky Billar Terkait KDRT
Lesti Kejora Laporkan Rizky Billar Terkait KDRT

Indolah.com, Jakarta – Lesti Kejora Laporkan Rizky Billar Terkait KDRT, Lesti Kejora melaporkan suaminya, Rizky Billar, atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Kini, kasus tersebut sedang didalami oleh polisi.

Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan menerangkan dugaan KDRT itu terjadi pada 28 September 2022 di rumah Rizky dan Lesti di Cilandak, Jakarta Selatan.

Zulpan menyebut pasangan suami istri itu dua kali bertengkar sebelum akhirnya terjadi KDRT.

“Kejadian berawal dari penyampaian korban terhadap suaminya bahwa dia ketahui adanya perselingkuhan dari terlapor, lalu terjadi pertengkaran. Dan ini (pertengkaran) terjadi dua kali pada hari ini (28 September),” ujar Zulpan dalam konferensi pers, Jumat (30/9/2022).

Pertengkaran pertama terjadi pada pukul 01.51 WIB. Saat itu, Lesti meminta dipulangkan ke rumah orang tuanya.

“Buat emosi terlapor kemudian melakukan kekerasan fisik, di mana kekerasan fisik ini adalah terlapor berusaha mendorong korban, membanting korban ke kasur dan mencekik leher korban sehingga korban (terjatuh) ke lantai,” kata Zulpan.

Baca Juga: Kriss Hatta Dikecam KPAI Karena Pacarin Gadis Usia 14 Tahun

Lalu pertengkaran kedua terjadi pada pukul 09.47 WIB. Lesti, tutur Zulpan, kembali menerima kekerasan fisik yang dilakukan Rizky.

“(Rizky) Melakukan kekerasan dengan berusaha menarik tangan korban ke arah kamar mandi dan membantingnya ke lantai dan dilakukan berulang kembali,” jelasnya.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi menjelaskan, Rizky Billar akan segera dipanggil untuk diperiksa terkait laporan Lesti Kejora.

“Terlapor dijadwalkan (pemeriksaan) secepatnya,” ujar Nurma di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (30/9/2022).

“Pasti kita panggil, tinggal tunggu jadwal dari penyidik,” lanjut Nurma.

Nurma menjelaskan, saat ini laporan tersebut masih didalami dan akan ditindaklanjuti sesuai arahan tim penyidik.

“Jadi gini, kalau untuk saksi tersangka itu kita memanggilnya nanti dijadwalkan sama penyidik. Jadi yang menjadwalkan penyidik,” ujar Nurma.

(Visited 6 times, 1 visits today)