Massa Buruh Akan Demo Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Soal UMP

0
40
Massa Buruh Akan Demo Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Soal UMP
Massa Buruh Akan Demo Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Soal UMP

Indolah.com – Massa Buruh Akan Demo Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Soal UMP, Massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar aksi unjuk rasa di Istana Negara dan Balai Kota pada esok hari 10 November 2017 yang bertepatan dengan Hari Pahlawan. Diperkirakan sekitar 20 ribu massa buruh akan menggelar aksi.

Aksi besar-besaran serikat pekerja, serikat buruh, bersama buruh-buruh DKI Jakarta akan melakukan perlawanan terhadap kebijakan Gubernur DKI Jakarta mengenai UMP DKI Jakarta untuk tahun 2018.

Massa Buruh Akan Demo Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Soal UMP

Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Riden Hatam Azis, mengatakan untuk sampai ke ibu kota, ratusan buruh melakukan longmarch menuju Jakarta dari berbagai Kabupaten/Kota.

Baca Juga : Paspampres Pakai Baju Adat Menyambut Presiden Korsel di Istana Bogor

Menurut dia, longmarch ini dilakukan agar masyarakat luas bisa mengetahui apa yang sedang diperjuangkan kaum buruh, karena upah erat kaitannya dengan daya beli masyarakat.

“Longmarch ini adalah salah satu ikhtiar kami dari kaum buruh. Karena upaya yang kami lakukan dengan melakukan dialog sosial dan berkomunikasi dengan Pemerintah tidak mendapatkan respon yang baik,” ujarnya, Kamis (9/11/2017).

Sesampainya di Jakarta, peserta longmarch akan bergabung dengan puluhan ribu buruh yang melakukan aksi bertepatan dengan hari pahlawan, 10 November 2017.

“Longmarch dilakukan sebagai simbol perlawanan dan bentuk kesungguhan kaum buruh untuk memperjuangkan upah layak,” tambah Riden.

Aksi ini merupakan dampak dari kekecewaan para buruh yang menilai Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berbohong terkait penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta.

Pemimpin baru ibu kota itu menetapkan UMP bagi para pekerja di ibu kota hanya sebesar Rp 3.648.035. UMP 2018 lebih tinggi Rp 292.285 dibandingkan UMP 2017 sebesar Rp 3.355.750.

Kala itu, Anies juga mengatakan akan ada Kartu TransJ gratis dan subsidi kebutuhan bahan pokok bagi buruh yang memiliki gaji di bawah UMP DKI Jakarta 2018. Syaratnya, setiap buruh harus berdomisili dan bekerja di Jakarta. Kartu ini akan mulai diberlakukan pada 1 Januari 2018.

(Visited 30 times, 1 visits today)