Mayat Perempuan Termutilasi di Temukan di Pasar Besar, Malang

0
131
Mayat Perempuan Termutilasi di Temukan di Pasar Besar, Malang
Mayat Perempuan Termutilasi di Temukan di Pasar Besar, Malang

Indolah.com, Malang – Mayat Perempuan Termutilasi di Temukan di Pasar Besar, Malang, Mayat perempuan dengan kondisi termutilasi ditemukan di kawasan Pasar Besar Malang, Selasa (14/5). Polisi masih melakukan penyelidikan dengan satu barang bukti yakni secarik kertas berisi tulisan tangan diduga ada hubungannya dengan korban.

Penemuan mayat ini berawal dari salah satu pedagang pasar yang mengeluhkan bau busuk kepada petugas keamanan pasar. Setelah ditelusuri ternyata bau tersebut berasal dari kolong yang bersebelahan dengan tangga di ujung utara timur area parkir. Ketika didekati, ternyata ditemukan potongan kaki dan tidak jauh jaraknya ditemukan bagian tangan.

“Yang melaporkan pertama pedagang, kepada satpam pasar karena mengeluh ada bau busuk. Pedagang itu punya kios tepat di bawah potongan tubuh yang ditemukan,” ungkap Abdul Kholik, petugas Wantib Dinas Perdagangan Kota Malang kepada Indolah.com di lokasi.

Baca Juga: Seorang Kakek Tanpa Identitas Tewas Menjadi Korban Tabrak Lari di Tulungagung

Mayat Perempuan Termutilasi di Temukan di Pasar Besar, Malang

Dikatakan, jika laporan awal diterima satpam sekitar pukul 13.30 WIB. Setelah melihat adanya potongan kaki, satpam langsung melaporkan ke polisi. “Kemudian polisi datang, kami tidak tahu itu mayat dengan nama siapa. Karena tidak ditemukan identitasnya,” terang Kholik.

Sekitar pukul 15.01 WIB, polisi bersama relawan mengevakuasi potongan tubuh yang ditemukan dan langsung dibawa ke kamar jenazah rumah sakit dr Saiful Anwar ( (RSSA).

Potongan tubuh mayat ditemukan dalam terpisah. Bagian kaki, tangan, dan kepala berada dalam satu lokasi. Sementara bagian tubuh lain ditemukan di toilet bekas karyawan Matahari yang berjarak sekitar 15 meter dari lokasi penemuan pertama.

Informasi yang dihimpun Indolah.com, bagian kedua kaki dan tangan ditemukan pada ruang kosong di sisi timur tangga menuju lantai 2 Matahari. Sementara bagian kepala berada terpisah. Bagian-bagian tubuh itu bisa tertuju dari tiga bungkus tas plastik yang berada di atasnya.

“Ada tiga warna kresek yakni putih menunjukkan keberadaan kepala, dan kresek warna hitam menunjukkan lokasi tangan serta kaki, serta kresek warna kuning berisi potongan daging,” kata Agus Andik Mardiko, relawan yang ikut mengevakuasi potongan tubuh kepada wartawan di lokasi.

Secarik kertas berisi tulisan tangan ditemukan di lokasi penemuan mayat. Kertas tersebut diamankan polisi sebagai barang bukti. Ada dugaan tulisan tangan dibuat oleh pelaku.

“Ditemukan juga selembar kertas dengan tulisan tangan di TKP. Ada kalimat sedikit jelas tertulis Innalillahi,” ujar Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri kepada wartawan di lokasi.

Tidak hanya secarik kertas, petugas juga menemukan tato yang melekat pada bagian telapak kaki mayat perempuan itu. Masing-masing tato dengan tulisan tak sama. Di telapak kaki kanan tertulis nama seseorang, bagian sisinya menerangkan sebuah kalimat panjang.

Petunjuk ini terungkap di sela proses identifikasi jasad beserta potongan tubuh di kamar jenazah RSSA, Kota Malang. Dalam waktu bersamaan itu, polisi tengah berupaya mengidentifikasi korban dengan meneliti sidik jari korban.

“Ada tato di bagian telapaknya, bagian kanan tertulis Sugeng, sementara bagian telapak satunya bertulis Wahyu yang kami terima di gereja bersama keluarga,” sebut Ragil, relawan yang membantu proses identifikasi jenazah.

Pihak kepolisian belum dapat mengungkap identitas korban melalui identifikasi sidik jari. Bagian kulit yang telah mengering membuat pengungkapan memakan waktu lama. Mayat sudah mengeluarkan bau busuk menyengat ini diyakini meninggal tiga sampai empat hari lalu.

Polisi menduga wanita itu dibunuh secara keji dengan cara memutilasi. Sejumlah barang bukti diamankan, salah satunya secarik kertas dengan tulisan tinta merah yang diduga berkaitan dengan korban atau pelaku.

(Visited 23 times, 1 visits today)