Melihat Eskalator Setinggi 384 Meter di Kolombia

0
915
Melihat Eskalator Setinggi 384 Meter di Kolombia
Melihat Eskalator Setinggi 384 Meter di Kolombia

Indolah.com – Melihat Eskalator Setinggi 384 Meter di Kolombia. Eskalator tertinggi dan disebut terunik di dunia ada di Kolombia, Amerika Latin. Bentuknya zig-zag dan ada di luar ruangan, dengan tinggi 384 meter.

Eskalator tersebut berada di kawasan Comuna 13, di pinggiran Kota Madellin yang merupakan kota terbesar kedua di Kolombia. Kawasan yang cukup padat penduduk dengan populasi sebanyak 12.000 jiwa.

Comuna 13 punya sejarah kelam. Selama periode tahun 1980 sampai 1990-an, Comuna 13 adalah salah satu kawasan paling miskin dan salah satu kawasan paling berbahaya di Kolombia. Disebut paling berbahaya, karena di sanalah sarangnya para penjahat narkoba dan pemasok senjata.

Lalu disebut paling miskin karena lokasinya yang sulit terjangkau. Comuna 13 adanya di kawasan lereng pegunungan sehingga terlihat seperti berundak-undak. Oleh sebab itulah, sulit membuat jalanan untuk kendaraan di sana.

Hal tersebut menyulitkan pihak kepolisian untuk memberantas para penjahat narkoba. Menyulitkan pemerintah juga, untuk memasokan listrik, air dan fasilitas lainnya. Bagi masyarakat setempat sendiri, mereka pun kesusahan jika harus keluar rumah dan berpergian. Asal tahu saja, kalau mau jalan dari bagian paling bawah ke bagian paling atasnya, setara dengan naik gedung 28 lantai!

Baca juga: Jalan-Jalan Melihat Keunikan Corfu dan Malta

Periode tahun 2000-an, pemerintah Kolombia punya rencana unik untuk mangatasi masalah itu. Tahun 2011, diresmikanlah eskalator luar ruangan yang menghubungkan bagian paling bawah sampai bagian paling atas Comuna 13. Total ketinggiannya mencapai 384 meter.

Karena di luar ruangan, beberapa bagian eskalatornya dilengkapi dengan penutup atau atap. Disinyalir, pemerintah Kolombia menghabiskan biaya hingga USD 6,7 juta atau jika dirupiahkan setara Rp 88 M. Posisi eskalatornya tepat berada di tengah kawasan Comuna 13.

Eskalator ini menjadi ‘moda transportasi’ bagi warga setempat untuk sehari-hari. Mereka tak perlu ngos-ngosan mendaki anak tangga yang jumlahnya tak terhitung banyaknya. Bagi pemerintah, eskalatornya juga memudahkan untuk menyuplai makanan dan lebih mudah untuk memantau para penjahat narkoba.

Walau baru sekitar 5 tahun, eskalator tersebut sudah memberikan dampak yang besar bagi penduduk Comuna 13. Selain mereka lebih gampang untuk berpergian, pemerintah Kolombia juga mudah memberikan bantuan dan pelayanan publik. Situasi di sana pun sudah kondusif, dengan ditangkapnya satu per satu gembong narkoba dan pelan-pelan berangsur menjadi damai.

Di lain sisi, eskalator setinggi 384 meter itu juga menjadi berkah. Banyak turis yang datang dan turut mencoba eskalatornya, seolah menjadi objek wisata.

(Visited 138 times, 1 visits today)