Menanti Kekuatan Bola-bola Mati Dari Laga Uruguay vs Portugal

0
297
Menanti Kekuatan Bola-bola Mati Dari Laga Uruguay vs Portugal
Menanti Kekuatan Bola-bola Mati Dari Laga Uruguay vs Portugal

Indolah.com – Menanti Kekuatan Bola-bola Mati Dari Laga Uruguay vs Portugal. Uruguay dan Portugal memiliki kekuatan dalam hal bola mati. Situasi itu bisa menjadi yang paling menentukan dalam pertemuan kedua tim di babak 16 besar ini.

Uruguay melaju ke babak 16 besar sebagai juara Grup A Piala Dunia 2018 dengan hasil sempurna tanpa kebobolan. Bahkan dalam laga penutupan, Uruguay behasil menaklukan tuan rumah, Russia dengan skor akhir tiga gol tanpa balas.

Baca Juga >>> Belanda Memetik Kemenangan Meyakinkan Saat Melawan Portugal

Hasil tersebut membuat Luis Suarez dkk harus berhadapan dengan Portugal yang lolos ke babak 16 besar dengan status runner-up Grup B.

Kedua tim sejauh ini baru bertemu sebanyak dua kali dengan catatan satu kemenangan untuk Portugal dan satu imbang. Nah, di kesempatan ketiga ini Uruguay dan Portugal untuk kali pertamanya bertemu di laga kompetitif.

Uruguay adalah tim yang lebih pengalaman dari pada Portugal di Piala Dunia. Wakil dari Amerika Latin itu sudah menjadi yang terbaik di dunia sebanyak dua kali.

Tim besutan Oscar Tabarez ini juga satu-satunya tim yang belum kebobolan. Catatan tak kebobolan di fase grup menyerupai Piala Dunia 2010 silam, yang berlanjut dengan raihan posisi keempat, setelah kalah dalam perebutan tempat ketiga oleh Jerman kala itu.

Lini pertahanan Uruguay akan mendapat ujian dari Cristiano Ronaldo. Dia adalah mesin gol dengan mencetak empat dari lima gol Portugal sejauh ini.

Menariknya, Uruguay tidak pernah mencatatkan clean sheet empat kali secara beruntun. Jadi, itu bisa sekaligus menjadi ujian untuk Ronaldo dan pertahanan Uruguay di babak 16 besar ini.

Dari aspek mencetak gol, Portugal dan Uruguay wajib mewaspadai skema bola mati. Dari semua gol yang sudah dicetak Uruguay, semua datang dari skema bola mati. Sementara tiga dari lima gol Portugal datang dari titik penalti, tendangan bebas, dan sepak pojok yang lebih banyak dilakukan oleh Ronaldo.

Nah, pertandingan pun diperkirakan berjalan ketat dan berpotensi sampai tambahan waktu 2×15. Bola-bola mati bisa menjadi senjata penentu untuk kedua tim nantinya.

(Visited 59 times, 1 visits today)