Mendagri : Setelah HTI, Ada Ormas Anti Pancasila yang Bakal Dibubarkan

0
668
Mendagri : Setelah HTI, Ada Ormas Anti Pancasila yang Bakal Dibubarkan
Mendagri : Setelah HTI, Ada Ormas Anti Pancasila yang Bakal Dibubarkan

Indolah.com – Mendagri : Setelah HTI, Ada Ormas Anti Pancasila yang Bakal Dibubarkan, Menteri Dalam Negeri Thjahjo Kumolo menyebutkan bahwa akan ada organisasi masyarakat (ormas) yang menyusul Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) untuk dibubarkan. Pengumuman nya dilakukan secara bertahap.

“Ada (yang dibubarkan), setelah HTI,” ujar Tjahjo di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara No 7, Jakarta Pusat, Rabu (9/8/2017).

Mendagri : Setelah HTI, Ada Ormas Anti Pancasila yang Bakal Dibubarkan

Tjahjo belum menyebutkan ormas yang dimaksud, termasuk kapan pengumuman pembubaran ormas dilakukan. Pengumumannya dilakukan secara bertahap setelah pembubaran HTI.

“Pasti akan diumumkan, bertahap,” kata Thjahjo Kumolo.

Baca Juga : Kisah Dibalik Foto Emak-emak Nekat Terobos Beton Basah

Sementara itu, soal surat keputusan bersama (SKB) menteri pascapembubaran HTI, Tjahjo menyebut SKB masih menunggu Kemenko Polhukam.

Menko Polhukam Wiranto sebelumnya menyebut inti dari SKB adalah pascapencabutan status hukum HTI agar tidak menimbulkan keresahan dan keributan di masyarakat serta melindungi persekusi terhadap eks anggota HTI.

“Itu dari Kemenko (Polhukam). Nanti (poinnya),” sebut Tjahjo.

SKB yang digodok di Kemenko Polhukam, menurut Tjahjo, tinggal ditandatangani pihak terkait. Pemerintah juga akan segera mengumumkannya.

“(Tinggal) tanda tangan, semakin cepat semakin baik (diumumkan),” ujarnya.

Baca Juga : Anjing Pitbull yang Tewaskan Sasa Sudah Punya Bapak Asuh

Tjahjo menjamin tidak ada persekusi yang dilakukan terhadap ormas yang dibubarkan. Di antara poin SKB, ada yang membahas anggota PNS yang bergabung ke HTI.

“Nggak ada (persekusi). Ya pasti dong (poin SKB), yang PNS, misalnya, kita lihat apakah ada rekamannya atau tidak, dia pernah ikut bicara, pernah ikut menggerakkan atau mengorganisir bahwa anti-Pancasila, semua rekamannya kan ada semua, sudah puluhan tahun,” tuturnya.

(Visited 44 times, 1 visits today)