Minta Pesawat Putar Balik, Penumpang Lion Air Ditangkap

0
117
Minta Pesawat Putar Balik, Penumpang Lion Air Ditangkap
Minta Pesawat Putar Balik, Penumpang Lion Air Ditangkap

Indolah.com – Minta Pesawat Putar Balik, Penumpang Lion Air Ditangkap, Seorang penumpang Lion Air rute Jakarta menuju Padang berinisial FAR ditangkap otoritas bandara Minangkabau karena berteriak minta landing dan memakai pelampung saat dalam penerbangan pada Sabtu (10/3).

Manajemen Lion Air dalam keterangannya menyebutkan, saat penerbangan 30 menit setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, FAR yang berada di kursi 10D berinisiatif membuka kemudian memakaikan baju pelampung kepada penumpang 10C yang merupakan nenek dari FAR dan FAR juga sudah membuka baju pelampung untuk dirinya.

Mengetahui situasi ini, pimpinan awak kabin bernama Dessy Febriyanti menanyakan alasan FAR memakai life vest. Namun FAR berjalan ke dapur pesawat (galley) bagian depan, dan menginformasikan kepada penumpang lain segera menggunakan baju pelampung.

FAR juga meminta agar pesawat kembali lagi ke Cengkareng. Menurut FAR, dirinya bisa melihat dan merasakan adanya bahaya jika penerbangan dilanjutkan. Akibat ulah itu, penumpang lain sempat panik.

Baca Juga : Polisi Selidiki Tewasnya Pendiri Matahari Store di Sungai Ciliwung

Pimpinan penerbangan Capt. Agus Ahadi mendengarkan keterangan FAR dan memintanya kembali duduk dan tenang. Sesaat kemudian, FAR kembali ke galley dengan tetap bersikap meminta kru untuk tidak meneruskan perjalanan.

Awak pesawat kembali membujuk FAR untuk tenang. Salah seorang kru lalu merapikan baju pelampung yang dibuka FAR, tetapi berulang kali FAR menggunakannya. Kejadian ini dilakukan FAR 6 kali berulang-ulang.

Pramugari tetap menenangkan FAR dan menyampaikan kondisi aman serta berjalan normal. Sementara, kru kabin lainnya yang bertugas menjelaskan kepada seluruh penumpang, penerbangan dalam keadaan baik.

Namun saat pesawat akan mendarat, FAR lagi-lagi berulah dengan menunjukkan ketakutan dan mengakibatkan penumpang lain menjadi panik. Salah seorang penumpang di seat 10B bahkan berdiri dan memanggil awak kabin untuk menghampirinya.

Seluruh awak kabin kembali memastikan tidak terjadi hal lain seperti yang disampaikan FAR. Setibanya di Minangkabau, pramugari bernama Dessy melaporkan peristiwa tersebut kepada petugas bandara bernama Agus Hermawan.

Kemudian FAR diamankan dan dibawa ke otoritas bandara untuk diproses lebih lanjut. Lion Air menegaskan kepada seluruh penumpang dan pelanggannya agar tidak melakukan tindakan yang bisa mengganggu keamanan, serta kenyamanan saat pesawat sedang mengudara.

Bagi penumpang yang melanggar, akan mendapatkan sanksi tegas dengan ancaman pidana paling lama 2 tahun atau denda Rp 500 juta.

(Visited 162 times, 1 visits today)