Mnangagwa Dinyatakan Sebagai Pemenang Pilpres Zimbabwe

0
154
Mnangagwa Dinyatakan Sebagai Pemenang Pilpres Zimbabwe
Mnangagwa Dinyatakan Sebagai Pemenang Pilpres Zimbabwe

Indolah.com – Mnangagwa Dinyatakan Sebagai Pemenang Pilpres Zimbabwe, Presiden Emmerson Mnangagwa, yang menggantikan Robert Mugabe sesudah melayani dia selama beberapa dekade, dinyatakan menjadi pemenang pemilihan presiden Zimbabwe, ungkap komisi pemilihan umum, Kamis (2/8) malam.

“Mnangagwa mendapatkan 51 % dari suara,” kata Priscilla Chigumba, ketua komisi penentuan umum Zimbabwe.

Beberapa anggota partai oposisi yang menanyakan hitungan digiring keluar dari ruangan sebelum hasil akhir diumumkan, di dalam kekhawatiran akan meletusnya kerusuhan dan klaim kecurangan dari lawan-lawan Mnangagwa.

Mnangagwa menaklukkan Nelson Chamisa, 40, pemimpin partai oposisi Gerakan untuk Perubahan Demokratik (Movement for Democratic Change/MDC). Chamisa disebut mendapatkan 44 % suara.

Melalui akun Twitter-nya Mnangagwa mengemukakan terima kasih pada beberapa pemilih. “Walau kita terbelah dalam pemilu, kita satu dalam mimpi kita,” catat Mnangagwa.

“Ini merupakan awal yang baru. Mari kita bergandengan tangan, dalam damai persatuan dan cinta, serta bersama-sama kita bangun Zimbabwe buat semua!”

Presiden mengatakan supaya kekerasan itu diselidiki dengan independen.

Juru bicara Kepolisian Zimbabwe, Charity Charamba mengatakan 18 orang ditangkap dalam penggeledahan di kantor partai oposisi MDC. Keseluruhan 26 orang diamankan dengan dakwaan menyebabkan kekerasan dalam aksi protes, Rabu (1/8).

Pengamat internasional mengatakan supaya pemenang pemilihan presiden selekasnya diumumkan. Hasil awal pemilu parlemen yang diumumkan Rabu memberikan partai berkuasa Zanu-PF dua pertiga dari kursi Majelis Nasional. Pengumuman itu menyebabkan tuduhan kecurangan karena MDC mengklaim memenangkan suara populer.

Baca Juga : Disebut Impotensi Oleh Istri, Pria di India Bikin Video Porno

Saat polisi mengepung Markas MDC, Kamis (2/8), juru bicara partai bersikukuh Chamisa menang pemilihan presiden.

“Kami sudah menghimpun 80 % suara, dan begitu jelas kami menang,” kata juru bicara MDC Nkululeko Sibanda seperti dikutip CNN. ” Dengan 20 %, tidak mungkin mereka akan menang. Itu bukan refleksi pemilihan yang dilakukan rakyat Zimbabwe pada tanggal 30. ”

Chamisa sendiri menginformasikan kemenangannya melalui akun Twitter, Rabu, walau akhirnya belum dirilis KPU Zimbabwe. Pada Kamis (2/8), Chamisa menanyakan klaim Mnangagwa bahwa pemerintah sudah mencapai persetujuan untuk menurunkan ketegangan.

Zimbabwe berupaya memastikan jika pemilu serta pemilihan presiden telah berjalan dengan bebas dan adil untuk menarik investasi asing untuk memulihkan perekonomian yang terpuruk.

Mnangagwa, 75 tahun, menggantikan kekuasaan dari Mugabe sudah membantu mengatur kudeta militer pada November. Dikenal sebagai ‘buaya’ karena kelicikan politiknya, dia masih tetap dipandang seperti orang Mugabe, karena bekerja sama erat dengan bekas pemimpin Zimbabwe selama lebih dari 40 tahun semenjak perang kemerdekaan 1977.

Chamisa, calon presiden termuda dalam sejarah Zimbabwe berupaya menarik para pemilih muda dengan janji reformasi pemilu, pemotongan pajak dan penyediaan lapangan kerja.

(Visited 26 times, 1 visits today)