Obama Serukan Hak-hak Kaum Gay Afrika

0
661

www.indolah.com

Indolah.com РNAIROBI, Presiden AS Barack Obama, Sabtu (25/7/2015), dalam kunjungannya ke Kenya menyerukan penegakan hak-hak kaum gay di Afrika.

Obama juga membandingkan homofobia dan diskriminasi rasial yang kini menjadi salah satu pekerjaan beratnya di AS.

Dalam jumpa pers bersama setelah berdiskusi dengan Presiden Kenya Uhuru Kenyatta, Obama juga menyinggung masalah korupsi di negeri itu, perang saudara di Sudan Selatan, pemilu kontroversial di Burundi dan perang melawan Al Shabab di Somalia.

“Saya selalu konsisten tentang masalah ini di seluruh Afrika. Saat anda mulai memperlakukan orang dengan berbeda karena mereka berbeda, itulah saatnya kebebasan mulai tergerus. Dan hal-hal buruk terjadi,” ujar Obama menjawab pertanyaan jurnalis soal hak-hak kaum gay.

“Sebagai seorang keturunan Afrika di AS, saya sangat memahami apa yang terjadi saat orang diperlakukan berbeda di bawah undang-undang. Saya sangat tegas soal masalah ini,” ujar Obama.

“Situasi seorang warga negara yang taat hukum diperlakukan berbeda atau dilecehkan hanya karena siapa yang mereka citai adalah salah, titik,” katanya.

Kunjungan Presiden Obama sempat ditunda karena Kenyatta sempat menghadapi dakwaan terkait kejahatan terhadap kemanusiaan terkait perannya dalam kekerasan pasca-pemilu tujuh tahun lalu.

Baca juga: Korban Kamera 360 , Mesra Didunia Maya Yang Menjadi Bertengkar Saat Bertemu

Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) akhirnya tak meneruskan kasus ini, karena kurangnya bukti dan menuduh pemerintah Kenya menyuap dan mengintimidasi para saksi.

Presiden Obama tiba di Kenya pada Jumat (24/7/2015), dalam sebuah kunjungan pertama di tanah kelahiran ayahnya sekaligus kunjungan pertama Obama di Afrika Timur selama menjadi presiden.

(Visited 114 times, 1 visits today)