Pangeran Arab Saudi Dibebaskan Setelah Bayar Rp 13,5 T

0
52
Pangeran Arab Saudi Dibebaskan Setelah Bayar Rp 13,5 T
Pangeran Arab Saudi Dibebaskan Setelah Bayar Rp 13,5 T

Indolah.com – Pangeran Arab Saudi Dibebaskan Setelah Bayar Rp 13,5 T, Pangeran Arab Saudi Miteb bin Abdullah dibebaskan setelah lebih dari tiga pekan ditangkap dalam operasi antikorupsi. Mantan Kepala Garda Nasional, pasukan elite Arab Saudi tersebut dibebaskan dengan uang jaminan sekitar US$ 1 miliar atau setara Rp 13,5 triliun.

“Jumlah kesepakatan tidak diungkapkan tapi diyakini setara lebih dari satu miliar dolar AS,” kata pejabat yang tidak disebut namanya seperti dilaporkan kantor berita Reuters, Rabu (29/11).

Pangeran Arab Saudi Dibebaskan Setelah Bayar Rp 13,5 T

Miteb (65) merupakan putra dari mendiang Raja Abdullah. Mantan kepala pasukan elite Garda Nasional itu termasuk di antara lebih dari 200 pangeran, menteri dan pebisnis yang ditangkap awal bulan ini dalam operasi antikorupsi yang dipimpin Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

“Sudah dipahami bahwa penyelesaian itu termasuk mengakui korupsi yang melibatkan kasus-kasus yang diketahui,” kata pejabat Saudi yang tak ingin disebut namanya seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (29/11/2017).

Baca Juga : Dewi Perssik Tolak Jadi Duta TransJakarta, Sandiaga Uno Legawa

Menurut pejabat Saudi lainnya, Pangeran Miteb dituduh melakukan penggelapan, penggunaan pegawai fiktif dan pemberian kontrak untuk perusahaannya sendiri termasuk kesepakatan senilai US$ 10 miliar untuk walkie talkie dan peralatan militer tahan peluru senilai miliaran riyal Saudi.

Kantor Miteb belum berkomentar mengenai kabar tersebut. Namun anggota keluarga kerajaan dan rekan-rekan Miteb telah memposting pesan di media sosial yang menyebut pangeran itu telah berada di rumahnya di Riyadh, Arab Saudi.

Operasi penangkapan mulai dilakukan pada 4 November lalu setelah Raja Salman mengeluarkan dekrit mengenai pembentukan komisi antikorupsi yang dipimpin Putra Mahkota Mohammed bin Salman (32). Badan baru tersebut mendapat kekuasaan luas untuk menyelidiki kasus-kasus, mengeluarkan perintah penangkapan dan pencekalan serta penyitaan aset-aset.

Sebelumnya dalam wawancara dengan New York Times pekan lalu, Putra Mahkota Mohammed bin Salman mengatakan bahwa sebagian besar dari sekitar 200 pangeran, pejabat dan pebisnis yang ditangkap dalam operasi antikorupsi, telah menyetujui kesepakatan penyelesaian yang mengharuskan mereka menyerahkan uang tunai ataupun aset-aset mereka ke pemerintah.

(Visited 19 times, 1 visits today)