Pasangan di Tangerang Ditelanjangi dan Diarak, 4 Pelaku Ditangkap Polisi

0
74
Pasangan di Tangerang Ditelanjangi dan Diarak, 4 Pelaku Ditangkap Polisi
Pasangan di Tangerang Ditelanjangi dan Diarak, 4 Pelaku Ditangkap Polisi

Indolah.com – Pasangan di Tangerang Ditelanjangi dan Diarak, 4 Pelaku Ditangkap Polisi, Sepasang kekasih R (28) dan M (20) digerebek warga Kampung Kadu RT07/RW03, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada hari sabtu malam (11/11). Keduanya ditelanjangi dan diarak warga sejauh 400 meter serta direkam, videonya kini viral di media sosial.

Pasangan di Tangerang Ditelanjangi dan Diarak, 4 Pelaku Ditangkap Polisi

Polisi menyatakan pasangan tersebut tidak melakukan perbuatan mesum dan 4 orang telah ditetapkan sebagai pelaku penganian. keempat aktor intelektual itu berinisial G (41), T(44) , A (37), dan N. N menyusul tiga terduga pelaku lain yang lebih dulu ditangkap, yakni G, T, dan A.

“Iya, betul. Semua warga setempat,” kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Wiwin Setiyawan saat dimintai konfirmasi, Senin (13/11/2017).

Mereka terancam Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan. “Sesuai dengan laporan pihak korban atau pelapor, kita terapkan Pasal 170 KUHP untuk yang diduga tersangka. Kemungkinan penerapan pasalnya akan di-juncto-kan ke Pasal 335 KUHP atau nanti berkembang penyidikannya ke arah UU ITE,” ujar Wiwin.

Baca Juga : Pembakar Polres Dharmasraya Ternyata Anak Anggota Polisi

Tim siber juga dikerahkan untuk menelusuri penyebar video karena dianggap melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik

Pasangan kekasih ini digerebek warga di kontrakan yang beralamat di Kampung Kadu RT 07 RW 03, pada Sabtu 11 November 2017. Warga menduga keduanya berbuat mesum. Warga yang gelap mata menganiaya dan menelanjangi pasangan tersebut tanpa ampun dan tak memberi kesempatan mereka untuk membela diri.

Jeritan kesakitan dan tangisan sejoli itu tidak menyurutkan kemarahan warga. Bahkan, warga tega mengabadikan peristiwa penggerebekan itu hingga menjadi viral di media sosial.

Si cowok dianiaya oleh beberapa warga yang ikut melakukan penggerebekan itu, bahkan warga juga menelanjangi paksa si cewek.

“Sekitar 400 meter. Dari kontrakan sampai pinggir jalan dekat rumah RW,” kata Lurah Sukamulya, Budi Muhidin di dekat kontrakan korban, Selasa (14/11/2017).

Ia megatakan pasangan itu tak sempat dibawa ke rumah RW. Keduanya diamankan di pinggir jalan sebelum akhirnya dijemput keluarga.

“Tidak sampai ke rumah RW, cuma sampai dekat rumah aja, RW yang mendatangi. Di situ baru dijemput keluarga,” ujarnya.

Baca Juga : Ananda Walk Out dan Kritik Panitia Undang Tokoh Tak Sesuai Ajaran Kanisius

Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif menceritakan kejadian warga yang main hakim sendiri itu. Sebelum digerebek warga, kata Sabilul, korban pria datang ke kontrakan pacarnya membawa makanan.

Namun tak lama warga datang dan memaksa kedua mengaku berbuat mesum. “Dia antar makanan, ke kamar mandi sikat gigi habis itu keluar langsung ditarik suruh ngaku, kalau nggak ditelanjangi. Tapi yang jelas aslinya pakai baju,” ujar Sabilul.

Warga yang menggerebek lalu menarik baju pasangan tersebut. Menurut dia, warga tak hanya menganiaya dan menelanjangi pasangan yang dikatakan polisi tak berbuat mesum itu.

Warga juga sengaja membuat video, memfoto, lalu mengunggahnya ke internet. “Habis itu mereka bilang ayo selfie, upload. Ada yang bilang begitu, ‘ada yang mesum!’,” papar Sabilul.

Padahal, Sabilul menegaskan pasangan yang digerebek bukan pasangan mesum. Mereka diketahui sedang menjalin hubungan dan berencana menikah. “Dia memang sudah mau nikah,” ujar Sabilul.

R dan M kini didera trauma. Kondisi kejiwaan mereka terguncang. Untuk itu, psikolog dan psikiater telah disiapkan oleh polisi guna memulihkan kondisi kejiwaan sejoli itu.

(Visited 1,578 times, 1 visits today)