Pasca OTT Lapas Suka Miskin, Ditjen PAS Evaluasi Ganti Seluruh Kalapas

0
341
Pasca OTT Lapas Suka Miskin, Ditjen PAS Evaluasi Ganti Seluruh Kalapas
Pasca OTT Lapas Suka Miskin, Ditjen PAS Evaluasi Ganti Seluruh Kalapas

Indolah.com – Pasca OTT Lapas Suka Miskin, Ditjen PAS Evaluasi Ganti Seluruh Kalapas, Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI Sri Puguh Budi Utami bersama dengan jajarannya mengadakan razia di Lapas Kelas I Sukamiskin, Kota Bandung, Minggu (22/7/2018) malam.

Hasil dari razia, diketemukan beberapa barang yang termasuk mewah untuk ukuran lapas. Karena, beberapa barang itu semestinya tidak ada didalam lapas.

Lemari es, televisi, alat pemanggang roti, kompor, telepon genggam, AC, tabung gas, dan beberapa perlengkapan lainnya hasil razia di kamar beberapa narapidana disatukan. Bahkan juga, didapat uang dengan keseluruhan Rp102 juta.

“Berikut yang kita dapatkan beberapa barang yang ada didalam kamar (narapidana),” kata Sri.

Baca Juga : Pria Muslim di India Tewas Dipukuli Karena Diduga Selundupkan Sapi

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM melakukan evaluasi petugas Lapas seluruh Indonesia pasca operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung.

Ditjen PAS akan ganti semua kepala Lapas se – Indonesia dengan kepala Lapas yang baru. Akan tetapi itu baru pilihan.

“Petugas akan dievaluasi apa memang perlu yang akan datang memang perlu dipindahkan ditukar yang baru yang ‘fresh’ dengan warna yang baru. Kelak kita akan pelajari semua,” tutur Kabag Humas Dirjen PAS Kemenkumham, Ade Kumanto, pada wartawan, di Bandung, Senin (23/7/2018).

Kemenkumham akan lakukan revitalisasi dengan tingkatkan status pengamanan didalam Lapas. Tidak cuma buat beberapa tahanan, termasuk juga petugas.

Menurut dia, petugas yang didapati melakukan tindakan tidak cocok kewenanganannya, akan secara langsung dikasihkan sangsi oleh Kemenkumham.

“Lakukan pengawasan ketat pada petugas Lapas serta jajarannya. Jika mereka lakukan penyimpangan mereka akan ditindak sama dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Sesaat untuk status pengamanan, Kemenkumham akan mengambil keputusan beberapa Lapas dengan menggolongkan empat kelompok level pengamanan.

Pertama, “super maksimal security” yang tengah di bangun di Lapas Nusakambangan. Lalu “maksimal security”, dimana warga binaan ada didalam pantauan yang optimal, “medium security”, serta “minimal security”.

“Medium itu dimana warga binaan melakukan kursus. ‘Minimum security’, lapas tanpa tembok, itu pabrikasi disana. Jadi semua warga binaan membuahkan menghasilkan,” katanya.

Peningkatan status level pengamanan ini akan mengoptimalkan Lapas yang berada di semua Indonesia. Akan tetapi untuk penetapannya, Dirjen PAS akan lakukan bahasan.

“Untuk yang akan datang masih juga dalam step bahasan serta tengah disusun instrumennya,” katanya.

(Visited 51 times, 1 visits today)