PDIP Geram Dengan Atribut Siluman Raja Jokowi di Jateng

0
294
PDIP Geram Dengan Atribut Siluman Raja Jokowi di Jateng
PDIP Geram Dengan Atribut Siluman Raja Jokowi di Jateng

Indolah.com – PDIP Geram Dengan Atribut Siluman Raja Jokowi di Jateng, Poster-poster serta stiker bergambar calon presiden petahana Joko Widodo dengan kostum raja Jawa menyebar di pelosok Jawa Tengah. Masalah ini membuat PDIP geram, sebab terasa tidak membuatnya. Tudingan ke arah lawan politik.

PDIP juga memberikan instruksi pada jajarannya di Jawa Tengah untuk menyisir jalanan serta mencopoti poster-poster itu. Tidak cuma yang berupa spanduk, stiker di kaca mobil angkutan umum ikut dicopoti.

Dalam poster itu dilukiskan jika Jokowi kenakan pakaian serta mahkota ciri khas raja Jawa. Ada juga logo kepala banteng PDIP.

Sesudah diusut, poster itu bukan atribut resmi yang dikeluarkan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin. DPP PDIP mengatakan menjadi atribut siluman.

“Ada atribut ‘siluman’ yang dipasang di publik yang mencitrakan seakan-akan Jokowi seorang raja dengan mahkota,” tutur Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira, waktu diminta konfirmasi, Senin (12/11/2018).

Ia menyangka poster-poster itu sengaja dipasang oleh orang-orang yang tidak ingin Jokowi kembali menjabat menjadi presiden.

“Jelas, atribut ini datang dari kelompok ‘Anti-Jokowi Presiden’,” kata Andreas.

“Ini ialah negative campaign yang di kembangkan oleh lawan Jokowi untuk turunkan citra diri Jokowi yang tengah bagus-bagusnya. Kelompok ‘Anti-Jokowi Presiden’ ini tidak dapat kembali untuk bersaing dengan menampilkan citra diri positifnya,” tuturnya.

Baca Juga : Bayi 9 Bulan Tewas usai Diperkosa dan Disodomi Suami Pengasuhnya

Pantauan PDIP, poster itu telah tersebar di 27 daerah di Jawa Tengah. Diantaranya di Boyolali, Sukoharjo, Solo serta Purworejo.

Pencopotan juga dilakukan sebab gambar itu dipandang melecehkan Jokowi. Gambar Jokowi yang seakan-akan jadi raja telah tidak cocok dengan masa kini.

“Instruksi dari DPD (Dewan Pimpinan Daerah PDIP Jateng) supaya gambar itu selekasnya di turunkan. Itu gambar melecehkan Jokowi, di masa demokrasi tidak ada raja-raja yang ada cuma di pentas seni ketoprak, masa disamakan dengan raja ketoprak, ini teknik memecah belah antarpartai dan calon presiden kita,” kata Ketua DPC PDIP Purworejo, Luhur Pambudi, Senin (12/11/2018).

Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto, mengakui sudah mengetahui siapa aktor dibalik pemasangan poster. Ia menjelaskan sudah kantongi nama-namanya.

“Ini bukan produk tim kampanye nasional atau daerah, bukan juga produk partai. Tapi ada juga lambang partai, berarti ada yang catut lambang partai. Siapa mereka? Kami telah kantongi beberapa nama, lihat ke depan seperti apa,” kata Bambang waktu dihubungi melalui telepon, Senin (12/11/2018).

(Visited 40 times, 1 visits today)