Pelaku Penembakan di Selandia Baru Dipastikan Tak Terinspirasi Game PUBG

0
102
Pelaku Penembakan di Selandia Baru Dipastikan Tak Terinspirasi Game PUBG
Pelaku Penembakan di Selandia Baru Dipastikan Tak Terinspirasi Game PUBG

Indolah.com – Pelaku Penembakan di Selandia Baru Dipastikan Tak Terinspirasi Game PUBG, Sebelumnya ramai dikabarkan jika pelaku penembakan di Selandia Baru di inspirasi dari Game PUBG atau Fortnite.

Beberapa media asing dari Australia serta Selandia Baru bahkan juga mengaku terdapatnya salah persepsi sebab pengakuan sang teroris yang terpotong. Sekarang sejumlah besar dari media Australia serta Selandia Baru telah menarik serta merevisi berita itu sebab berlangsung mispersepsi.

Hal itu diduga sebab Tarrant lakukan live streaming seperti beberapa gamer mengerjakannya saat bermain game PUBG atau Fortnite.

Nyatanya ada misspersepsi tentang manifesto berjudul The Great Replacement yang diupload oleh Brenton Tarrant.

Mencuplik Sidney Morning Herald (SMH), jika Tarrant di inspirasi dari game Fortnite berdasar pada beberapa katanya sebagai berikut.

Berdasar pada pengakuan asli Brenton Tarrant kepada publik yang bersumber dari Nex 24, dia mengakui kenal game-game itu akan tetapi memberikan kata ”No” yang bermakna jika dia tidak di inspirasi dari game itu.

Dalam pengakuannya, ada satu pertanyaan yang berbunyi ”Apakah kamu diajari kekerasan serta ekstremisme lewat permainan video, musik, sastra, film?”

Jawaban dari Tarrant ialah ”Ya, Spyro the dragon 3 mengajarkan aku etno-nasionalisme. Fortnite melatih saya jadi pembunuh serta lakukan style pamer di muka mayat musuh aku. Tidak,”

Baca Juga : Brenton Tarrant Bertanggung Jawab Atas Searangan di 2 Masid New Zealand

Dia pun mengakui jika saat muda dahulu dia adalah seseorang komunis. Pada akhirnya dia jadi seseorang anarkis serta paling akhir jadi eco-fasis.

Tarrant mengakui membenci mereka yang tidak dengan etnik masuk ke budaya Eropa atau kulit putih.

Itu yang memicu ia lakukan penyerangan hingga menyebabkan beberapa puluh muslim wafat sebab terserang tembakan.

Karenanya ada screenshot dari manifesto Tarrant ini kita dapat tahu jika dia sebetulnya tahu game itu (Fortnite), tapi tidak di inspirasi.

Seperti didapati, Laporan kepolisian ditempat di hari Jumat (15/03/2019), penembakan itu menyebabkan 49 orang meninggal di dua masjid di Christchurch tengah, Selandia Baru.

(Visited 50 times, 1 visits today)