Pembunuh Sadis Siswi SMA 11 Medan Diringkus Polisi

0
589
Pembunuh Sadis Siswi SMA 11 Medan Diringkus Polisi
Pembunuh Sadis Siswi SMA 11 Medan Diringkus Polisi

Indolah.com – Pembunuh Sadis Siswi SMA 11 Medan Diringkus Polisi, Polisi berhasil menangkap pembunuh sadis siswi SMA 11 Medan, Anggi Syafitri Tanjung (17) yang terjadi pada Jumat (19/1/2018) di Jalan Bustaman Gang Satria, Pasar X Tembung. Pembunuh sadis, Agung Prasetyo (24) warga Tembung Pasar 10, Gang Ikhlas nomor 7, Desa Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan diringkus polisi pada Sabtu (20/1) malam.

Selain tersangka Agung Prasetyo, polisi juga menangkap Herianto alias Olan (30) yang berperan sebagai penjual barang hasil curian.

Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan terungkapnya kasus berawal dari laporan petugas unit reskrim Polsek Percut Sei Tuan, pada Sabtu (20/1/2018) tentang adanya seseorang yang menjual Laptop merek Acer warna hitam.

Kemudian petugas unit reskrim Polsek Percut Sei Tuan, melakukan penyelidikan dan menemukan ciri-ciri orang yang menjual Laptop tersebut, di Pasar 10 Gang Sidodadi.

Petugas berhasil menangkap tersangka Agung Prasetyo (24), yang beralamat di Jalan Tembung Pasar 10, Gang Ikhlas nomor 7, Desa Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, yang berperan sebagai pembunuh.

Kemudian Herianto alias Olan (30), beralamat di Pasar 10 Gang Sidodadi nomor 104, Desa Klippa, Kecamatan Percut Seu Tuan, berperan sebagai penjual barang hasil curian.

“Menurut pengakuan tersangka, awalnya ia berniat untuk mencuri di rumah korban. Karena dipergoki, tersangka membekap mulut korban yang saat itu berada di dalam kamarnya, namun korban berontak dan berteriak maling. Karena takut ketahuan warga sekitar, tersangka mengambil pisau dapur di rumah korban dan menikam perut almarhumah hingga 2 kali hingga terluka parah dan mengeluarkan darah. Selanjutnya tersangka mengikat mulut korban dengan kain jilbab warna biru,” terangnya.

Tak berhenti sampai di situ, AP kemudian menyeret tubuh korban ke kamar mandi, lalu memasukkan kepala Anggi ke ember bak mandi. Saat itu korban tetap berupaya berteriak, namun tersangka memukul kepala korban menggunakan benda tumpul dan korban meregang nyawa. Tersangka kemudian melarikan HP, laptop, BPKB sepeda motor Honda Vario, STNK sepeda motor, uang Rp 200 ribu, 3 gelang tangan korban.

Baca Juga : Siswi SMA Negeri 11 Medan Dibunuh dengan Kondisi Mengenaskan

“Dari pengakuan tersangka, usai melakukan perampokan dan pembunuhan, ia kemudian melarikan diri lewat belakang rumah korban, lalu menemui He alias Olan alias Anto, dengan maksud memintanya menjualkan barang hasil kejahatan,” katanya.

Putu menuturkan dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti diantaranya satu unit HP merek Samsung J2 milik korban, satu unit BPKP, dua buah STNK, uang sebesar Rp 2 juta , tiga buah gelang tangan, satu buah pisau, jilbab biru untuk menyekap wajah korban.

Masih dijelaskan Kasat, yang mengejutkan lagi dari pengakuan tersangka, ia sudah 1 bulan melakukan pengintaian di rumah korban. Sebab selama ini rumah korban tampak sepi.

“Satu bulan melakukan pengintaian, akhirnya Jumat (19/1) malam tersangka menjalankan aksi kejahatannya, dimana AP terlebih dahulu merusak seng di belakang rumah korban, lalu masuk ke dalam kamar dan akhirnya menghilangkan nyawa siswi SMA tersebut. Akibat perbuatan tersangka AP, ia dikenakan Pasal 335 Yo 365 Ayat 3 KUHP dengan ancaman penjara 15 tahun. Sedangkan tersangka He alias Olan alias Anto dikenakan Pasal 480,” tegasnya.

Tersangka AP ketika diwawancarai mengaku, uang hasil penjualan barang curian itu sebagian sudah digunakan untuk foya-foya. “Rp 4 juta uang hasil penjualan laptop dan perhiasan. Sebanyak Rp 2 juta sudah kami habiskan untuk make sabu dan bermain judi,” akunya pria berstatus duda itu.

“Tersangka berhasil diamankan di Pasar 10 Gang Sidodadi. Motif yang digunakan tersangka pencurian dengan kekerasan,” kata Putu, Minggu (21/1/2018).

(Visited 215 times, 1 visits today)