Pembunuhan di Boyolali, Korban Dicekik dan Diperkosa Sebelum Meninggal

0
35
Pembunuhan di Boyolali, Korban Dicekik dan Diperkosa Sebelum Meninggal
Pembunuhan di Boyolali, Korban Dicekik dan Diperkosa Sebelum Meninggal

Indolah.com – Pembunuhan di Boyolali, Korban Dicekik dan Diperkosa Sebelum Meninggal, Pembunuhan yang menimpa Eka Rakhma Apriliyanti Ifada (24), kasir toko bangunan di Boyolali, sangat sadis. Tidak hanya dibunuh dengan cara dibekap dan dicekik, tersangka Fajar Sigit Santoso (19), yang awalnya ditulis 25 tahun, juga memperkosanya.

Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi menjelaskan cara terduga membunuh Eka yaitu dengan membekap mulutnya dan mencekik lehernya sampai korban lemas. Saat korban tidak berdaya serta dalam keadaan sekarat, tersangka memperkosa korban.

“Tersangka membekap korban sampai dengan korban lemes dan seperti orang mengorok karena mungkin asupan oksigennya tertahan. Menyadari korban dalam keadaan lemas, tersangka yang lebih sadis lagi, lakukan pidana susila pada korban yang telah kondisi tidak berdaya,” papar Aries Andhi pada wartawan di Mapolres Boyolali, Senin (3/12/2018).

Sesudah selesai melampiaskan nafsu bejatnya, tersangka lalu meletakkan korban dibawa pohon jambu serta meninggalkannya di areal ladang penduduk di wilayah Dukuh Banjarsari, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali. Tersangka lalu pulang ke rumahnya di Dukuh Waru, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali.

Baca Juga : Mantan Presiden AS George HW Bush Meninggal Dunia

Pagi harinya, Eka, warga Ngadigunung, Windusari, Magelang itu ditemukan petani setempat telah meninggal dunia, Minggu (2/12/2018). Kasus itu lalu di laporkan ke polisi.

“Berdasarkan hasil otopsi sementara yang dikatakan pihak rumah sakit, (korban) meninggal karena bekapan serta cekikan tersangka kepada pelaku,” kata Aries.

Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Willy Budiyanto menambahkan, dalam masalah pembunuhan ini tidak ada pukulan dari tersangka pada korban. Tersangka membunuh korban lewat cara dibekap dan dicekik.

“Tidak ada pukulan, dibekap lalu korban meronta dicekik, sebab ada gumpalan darah kering di sisi tenggorokan. Hasil otopsi sementara, bekapan dan ada tekanan di lehernya. Habis itu baru diperkosa,” tuturnya.

Sebelum tinggalkan korban, tersangka ambil sejumlah barang milik korban diantaranya tas, uang serta dua telepon seluler. Tas itu dibuang tersangka dibawah pohon bambu. Sedang sandal korban ditaruh di bawah pohon, sekitar 3 meter dari tempat korban ditemukan.

(Visited 47 times, 1 visits today)