Pemilu Hari Ini Akan Menentukan Sejarah Baru Perancis

0
408
Pemilu Hari Ini Akan Menentukan Sejarah Baru Perancis
Pemilu Hari Ini Akan Menentukan Sejarah Baru Perancis

Indolah.com – Pemilu Hari Ini Akan Menentukan Sejarah Baru Perancis, Masa depan Perancis tergantung pada pemilu hari ini, Minggu, 7 Mei 2017. dua kandidat yang bertarung, Emmanuel Macron dan Marine Le Pen. keduanya bukan berasal dari partai arus utama.

Kedua kandidat ini merepresentasikan kekontrasan.

Jika kandidat independen Emmanuel Macron yang terpilih, ia akan menjadi presiden termuda dalam sejarah Republik Kelima Perancis. Macron menawarkan visi Perancis yang terbuka, multilateral, dan sangat pro Uni Eropa.

Macron ingin merangkul imigran dan mengedepankan program integrasi dengan memperbaiki kondisi sosial di pinggiran kota yang didiami kaum imigran.

Jika kandidat ekstrem kanan Marine Le Pen yang terpilih, ia menjadi perempuan presiden pertama di negeri itu. Le Pen menyuarakan Perancis yang tertutup, kembali ke tradisi, dan nasionalistik.

Jika terpilih, Le Pen akan melaksanakan referendum agar Perancis keluar dari Uni Eropa dan meninggalkan mata uang euro. Le Pen ingin menutup perbatasan Perancis dari imigran dan melakukan deportasi.

Masa depan Perancis dan Uni Eropa akan sangat tergantung dari siapa yang menjadi pemenang.

Seandainya pemilu ini dilakukan lima atau 10 tahun lalu, dengan mudah kita bisa memprediksi siapa yang bakal menjadi pemenang. Setidaknya, situasi seperti ini pernah terjadi tahun 2002 ketika Jacques Chirac berhadapan dengan Jean Marie Le Pen, ayah Marine.

Pemilu Hari Ini Akan Menentukan Sejarah Baru Perancis

Seluruh kekuatan di luar partai ekstrem kanan bersatu padu memblokade Le Pen sehingga Chirac menang dengan dukungan suara mencapai 80 persen. namun kini, meski berbagai jajak pendapat secara konsisten mengunggulkan Macron, tak ada pihak yang benar-benar yakin.

Keputusan Inggris keluar dari Uni Eropa (Brexit) dan terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat memberikan pelajaran bahwa segalanya menjadi mungkin.

Baca Juga:

Saat itu berbagai jajak pendapat meramalkan kubu Brexit tidak akan menang dan peluang Trump menjadi presiden jauh lebih kecil dibandingkan dengan Hillary Clinton, pesaingnya dari Partai Demokrat.

Setelah debat presiden yang berlangsung sangat keras dan panas antara Macron dan Le Pen pada Rabu (3/5/2017) malam, 63 persen pemirsa menyatakan Emmanuel Macron lebih meyakinkan dibandingkan Le Pen.

Pendapat serupa dilontarkan oleh pendukung Melenchon dan Fillon. Seusai debat, semua jajak pendapat pun mengunggulkan Macron sebagai presiden.

Namun, siapa pun yang terpilih, yang pasti ia akan mengalami kesulitan ketika membentuk pemerintahan karena baik Front Nasional maupun En Marche! diyakini tidak akan memiliki perwakilan yang cukup di parlemen.

Pemilu legislatif akan berlangsung bulan Juni, terlalu pendek bagi En Marche! untuk mempersiapkan calon legislatif yang bertarung memperebutkan 577 kursi majelis rendah.

(Visited 40 times, 1 visits today)