Pengacara Tidak Terima Ibu Pembunuh Bayi Calista Divonis 4 Tahun

0
237
Pengacara Tidak Terima Ibu Pembunuh Bayi Calista Divonis 4 Tahun
Pengacara Tidak Terima Ibu Pembunuh Bayi Calista Divonis 4 Tahun

Indolah.com – Pengacara Tidak Terima Ibu Pembunuh Bayi Calista Divonis 4 Tahun, Pengadilan Negeri Karawang memvonis 4 tahun penjara pada Sinta, terdakwa penganiayaan sampai meninggal pada anaknya yang masih balita, Calista. Akan tetapi kuasa hukum Sinta ajukan banding karena terasa kliennya itu tidak bersalah.

“Kami keberatan atas vonis majelis hakim pada sidang yang berjalan Jumat di Pengadilan Negeri Karawang. Jadi kami akan ajukan usaha hukum banding,” kata Alex Safri Winando, kuasa hukum Sinta, di Karawang, Sabtu, 25 Agustus 2018.

BACA JUGA >>> Emas Pencak Silat Tunggal Putri Jadi Milik Puspa Arumsari

Alex beralasan, Sinta tidak bersalah membunuh Calista, karena Calita itu anaknya sendiri. Alex menyampaikan, Calista juga menderita penyakit kejang-kejang sebelum dinyatakan wafat oleh RSUD Karawang.

Alex menyampaikan, sebelum Calista dibawa ke RSUD Karawang, telah terlebih dulu menanggung derita sakit mata samping kiri serta keluarkan air mata. Calista juga alami kejang-kejang saat 3x waktu mendapatkan perawatan di RSUD Karawang.

“Menjadi saran kami, penyakit itu yang mengakibatkan Calista wafat. Setelah itu, kami akan ajukan usaha hukum banding atas vonis majeils hakim itu,” katanya.

Pengacara Tidak Terima Ibu Pembunuh Bayi Calista Divonis 4 Tahun

Berkaitan vonis Sinta, Humas PN Karawang Diah Rahmawati mengatakan Sinta terbukti bersalah tidak mematuhi Pasal 44 ayat (3) Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 mengenai Penghilangan Kekerasan dalam Rumah Tangga.

Dalam amar putusannya, majelis hakim mengatakan jika Sinta menyengaja lakukan kekerasan pada Calista. Sinta dinilai sudah lakukan kekerasan pada putri kandungnya didalam rumah Sudarja alias Dirja, di Kampung Iplik, RT 02 RW 12, Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, Karawang yang menyebabkan Calista alami kejang-kejang.

Walau sudah sempat melakukan perawatan di RSUD Karawang, nyawa Calista tidak bisa tertolong.

 

(Visited 33 times, 1 visits today)