Pengamanan kabin super ketat usai tragedi MH370

0
566

Passengers queue up at the Malaysia Airlines ticketing booth at the Kuala Lumpur International Airport in Sepang

Indolah.com – Maskapai Malaysia Airlines (MAS) dan Pihak Bandara Malaysia (MAHB) telah memperketat keamanan penerbangan selama pesawat mengudara sampai mendarat. Kini, pilot dan co-pilot dilarang ditinggal sendirian di dalam kokpit oleh awak kabin.

Pengamanan superketat itu diterapkan usai tragedi penerbangan MAS MH370. Surat edaran MAS menyatakan, pilot dan co-pilot dikawal ketat oleh awak kabin, termasuk ketika pilot atau co-pilot pergi ke toilet.

Bahkan, ketika membawa makanan ke kokpit, pramugari diminta berjaga-jaga di pintu kokpit untuk memastikan tidak ada penumpang yang memasuki area terbatas itu.

Kapten Missman Leham, pimpinan pilot MAS mengatakan surat edaran itu ditujukan kepada semua kru atau awak pesawat.

Selanjutnya, jika pesawat belum mengudara, MAHB telah membuat aturan wajib bagi siapa pun yang naik pesawat untuk rute penerbangan internasional harus melewati pemeriksaan ketat di seluruh tubuh dengan detektor logam.

Para calon penumpang harus melepas sepatu, ikat pinggang, jaket dan setiap perangkat elektronik seperti ponsel dan komputer laptop untuk pemindaian terpisah. Air minum kemasan juga dilarang dibawa ke dalam pesawat.

Amerika Serikat, Inggris dan Australia telah meminta agar pemeriksaan keamanan pada semua penumpang untuk rute penerbangan internasional diperketat.

Aturan itu diberlakukan mulai Minggu 8 Maret 2014, hari di mana pesawat MH370 lenyap misterius usai lepas landas dari Kuala Lumpur menuju Beijing. Pesawat pembawa 239 itu hilang hingga sekarang.

Seorang juru bicara MAS menegaskan peningkatan keamanan harus sesuai prosedur baru tersebut. ”Namun, untuk tujuan keamanan kami tidak dapat mendiskusikan prosedur ini secara terbuka,” kata juru bicara MAS yang berbicara dalam kondisi anonim, seperti dikutip The Star, Senin (31/3/2014).

”Pemeriksaan keamanan diamanatkan oleh otoritas keamanan penerbangan dan dilakukan oleh mereka,” lanjut juru bicara itu.

(Visited 77 times, 1 visits today)