Pengasuh di Malaysia yang Cekoki Cabai ke Bayi Hingga Tewas Dibui

0
395
Pengasuh di Malaysia yang Cekoki Cabai ke Bayi Hingga Tewas Dibui
Pengasuh di Malaysia yang Cekoki Cabai ke Bayi Hingga Tewas Dibui

Indolah.com – Pengasuh di Malaysia yang Cekoki Cabai ke Bayi Hingga Tewas Dibui, Seorang pengasuh di Malaysia dijatuhi hukuman penjara 18 bulan atas dakwaan mencekokkan cabai hijau ke mulut bayi sampai tewas.

AsiaOne memberikan laporan jika peristiwa ini berawal pada 13 Juni, saat anak bernama Muhammad Afif Kamarol Azli itu sakit dan tidak dapat diam.

Sang pengasuh, Asmarani Ghazali, lalu mengambl cabai hijau dari kulkas, membelahnya menjadi dua serta memasukkan ke mulut bayi itu supaya diam.

Ia lalu diadili dengan pasal 302 hukum pidana. Akan tetapi, Asmarani mengakui tidak bersalah.

Asmarani lalu dijatuhi hukuman alternatif berdasarkan Pasal 31 Undang-Undang Perlindungan anak dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara atau denda 50 ribu ringgit atau sama dengan Rp1,9 juta.

Tersangka masih mengaku tidak bersalah. Pengadilan pada akhirnya menjatuhkan hukuman 18 bulan penjara.

Keputusan ini memetik hujatan dari beberapa pihak yang memandang hukuman itu sangat ringan.

“Nilai kehidupan anak itu sama juga dengan 18 bulan penjara? Para orangtua akan menanggung derita dengan emosional selama sisa hidup mereka. Pembunuh itu cuma akan dipenjara selama 18 bulan?” kata seseorang pengguna sosial media, Kreeesha Kate Caronan.

Baca Juga : Polisi Akan Beberkan Dugaan Rekayasa Ratna Sarumpaet Siang Ini

Seorang pengguna Facebook, Jason Lim, menyampaikan jika orang lain dipenjara lebih dari 18 bulan cuma lantaran mengambil beberapa buat kelapa.

“Itu semestinya 18 bulan penjara dan 10 tahun pelayanan masyarakat. Sekurang-kurangnya, ini akan memberi kesempatan untuk menebus dirinya dengan memberi suatu yang bermanfaat buat masyarakat,” katanya.

“Cuma 18 bulan penjara lantaran telah ambil kehidupan anak-anak. Kelihatannya tidak adil,” kata seorang warganet lainnya, Hargeet Dhillion.

Banyak pula pengguna sosial media yang bertanya-tanya alasan wanita itu masukkan cabai ke mulut balita itu.

“Sedih sekali, bagaimana mungkin dia semacam itu? Apakah yang membuatnya memaksa masukkan cabai hijau ke mulut balita itu? Dia cuma bayi yang kesakitan hingga menangis serta merintih. Itu normal. Yang dia kehendaki cuma kenyamanan,” kata seorang warganet, Welly Chua.

“Mengapa kamu masukkan cabai itu di mulut anak-anak?” tulis Ken Robert.

(Visited 49 times, 1 visits today)