Petisi #JusticeForAudrey Sudah Ditandatanganin Lebih dari 2,5 Juta Kali

0
33
Petisi #JusticeForAudrey Sudah Ditandatanganin Lebih dari 2,5 Juta Kali
Petisi #JusticeForAudrey Sudah Ditandatanganin Lebih dari 2,5 Juta Kali

Indolah.com, Jakarta – Petisi #JusticeForAudrey Sudah Ditandatanganin Lebih dari 2,5 Juta Kali, Pengeroyokan terhadap Audrey (14), siswi SMP di Pontianak oleh siswi SMA, mendapat perhatian luas di media sosial. Selain tagar #JusticeForAudrey, muncul juga petisi yang menuntut keadilan untuk Audrey.

Petisi ‘KPAI dan KPPAD, Segera Berikan Keadilan untuk Audrey #JusticeForAudrey!’ telah diteken lebih dari 2.400.000 kali pada Rabu (10/4/2019) pukul 10.25 WIB. Kini, petisi yang dibuat kurang dari 24 jam lalu itu ditargetkan bisa diteken hingga 3 juta kali.

Para peneken petisi meninggalkan alasan menaruh perhatian di kasus ini. Mereka menilai apa yang dilakukan tidak bisa dibiarkan.

“Harus memberi efek jera kepada pelaku … semoga tidak terjadi lagi dikemudian hari” tulis marup robani.

Baca Juga: Biadap! Seorang Siswi SMP Dikeroyok 12 Siswa SMA di Pontianak

Petisi #JusticeForAudrey Sudah Ditandatanganin Lebih dari 2,5 Juta Kali

“Pelaku tidak hanya menyakiti secara fisik tp jg secara mental dan dapat merusak masa depan korban,” tulis Ardi Ningrum.

“saya peduli terhadap audrey yang mengalami pembullyan dan kekerasan yg dilakukan 12 orang. saya harap kasus ini jangan hanya diberikan teguran kepada tersangka. hukum mereka para pelaku dengan seadil2nya menurut undang2 yg berlaku #justiceforaudrey,” tulis fadhilatul mursid.

Sebelumnya diberitakan, siswi SMP bernama Audrey mengaku dikeroyok siswi SMA di kotanya. Pelaku utamanya disebut ada 3 orang sementara 9 orang lainnya menyaksikan pengeroyokan itu. Tiga orang itu telah dipolisikan oleh pihak Audrey dan kasusnya kini ditangani Polresta Pontianak.

Ketua KPPAD Kalbar Eka Nurhayati Ishak, mengatakan pengeroyokan ini berpangkal dari masalah pria. Korban A memiliki sepupu berinisial P. Mantan pacar P kemudian pacaran dengan D, tapi masih sering berhubungan dengan P sehingga D emosional. Masalah ini berlanjut ke media sosial.

“Korban A ini sering nimbrung dan komentar di medsos. Ini ternyata memancing emosi pelaku,” ujar Eva.

Pengeroyokan yang menimpa Audrey viral di media sosial hingga muncul tagar #JusticeForAudrey. Pada Selasa (9/4/2019), tagar tersebut menduduki posisi nomor 1 di dunia.

https://www.change.org/p/kpai-official-dan-kppad-segera-berikan-keadilan-untuk-audrey-justiceforaudrey?recruiter=948063658&utm_source=share_petition&utm_medium=copylink&utm_campaign=psf_combo_share_initial&utm_term=psf_combo_share_initial

(Visited 8 times, 1 visits today)