PN Jakpus Hukum Lion Air Mengganti Tiket Pesawat Penumpang Maulite

0
468

Jakarta – Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) menghukum Lion Air atas gugatan yang diajukan oleh penumpangnya. Maskapai penerbangan tersebut harus membayar biaya tiket yang digugat penumpang, Maulite Sitompul.

Menanggapi putusan ini, Pihak Lion mengaku masih pikir-pikir untuk mengajukan banding.

“Kita masih pikir-pikir. Kita menyambut positif saja putusannya,” kata kuasa hukum Lion Air Nusirwin, saat dihubungi detikcom, Kamis (6/2/2014).

Putusan ini dibacakan ketua majelis hakim Arief Waluyo pada Rabu (5/2). Majelis mengabulkan sebagian yang menjadi gugatan Maulite. PN Jakpus menghukum Lion untuk membayar tiket pesawat tujuan Denpasar-Lombok sebesar Rp 632.000. Selain itu Lion juga dibebani untuk membayar biaya perkara.

Tuntutan ganti rugi Rp 2,5 miliar yang diajukan Mauliate ditolak oleh majelis hakim. Putusan ini menegaskan jika Lion Air menjual tiket tapi tak ada rutenya.

Kasus ini berawal saat Maulite memesan penerbangan Lion Air rute Bali-Lombok pada tahun 2013, Maulite merasa Lion Air membatalkan penerbangan. Atas hal itu Nusirwin membantah. Sebab jika terjadi pembatalan, maka penumpang lain juga tidak bisa ikut terbang.

Menurut pihak Lion Air, penggugat tidak ikut penerbangan karena tidak mendengar panggilan. Padahal, Lion Air sudah melakukan pemanggilan kepada seluruh penumpang dengan pengeras suara.

Maulite memesan tiket Bali-Lombok dengan nomor penerbangan JT 1852 pada Agustus 2013 lalu. Maulite merasa dirugikan oleh Lion Air dan melakukan gugatan Rp 2,5 miliar.

(Visited 77 times, 1 visits today)