Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Narkotika Nunung

0
63
Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Narkotika Nunung
Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Narkotika Nunung

Indolah.com, Jakarta – Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Narkotika Nunung, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya hari ini sudah selesai menggelar rekonstruksi kasus penyalahgunaan narkotika dengan tersangka Nunung. Rekonstruksi itu dimulai dari proses transaksi pembelian sabu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan kegiatan rekonstruksi itu. Argo menyebut rekonstruksi itu sudah berlangsung siang hari tadi.

“Iya, benar, rekonstruksi kasus narkotika tersangka Nunung tadi (hari ini),” kata Argo saat dimintai konfirmasi Indolah.com, Jumat (26/7/2019).

Baca Juga:

Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Narkotika Nunung

Argo tidak menjelaskan dengan detail proses rekonstruksi itu. Begitupun soal lokasi rekonstruksi tersebut berlangsung.

Dimintai konfirmasi terpisah, Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Calvijn Simanjuntak menyebut rekonstruksi itu sebagai bagian dari penyidikan dalam kasus tersebut.

“(Rekonstruksi) untuk kepentingan proses penyidikan,” tegas Calvijn.

Dari foto yang diterima Indolah.com, terlihat rekonstruksi itu berlangsung di sebuah rumah. Tersangka Nunung terlihat memperagakan adegan sedang memberikan uang kepada tersangka TB.

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap komedian Nunung beserta suaminya karena kasus penyalahgunaan narkotika di kediamannya. Sebelum menangkap Nunung, polisi lebih dulu menangkap kurir narkoba yang biasa menjual sabu ke Nunung, yakni tersangka Hadi Moherianto alias Hery alias Tabu.

Tersangka Hery menyebut mendapatkan sabu itu dari DPO E dan IP, yang saat ini sudah ditangkap polisi. Usut demi usut, ternyata E dan IP mengendalikan peredaran narkotika itu dari dalam lapas dan memiliki jaringan di luar lapas yang saat ini masih diburu polisi.

Jaringan di luar lapas itu ialah DPO K, berperan sebagai kurir pemberi sabu kepada TB. Ada pula DPO Zul, yang diduga pemilik barang, dan DPO HT, yang bertugas sebagai bendahara Zul.

(Visited 19 times, 1 visits today)