Polisi Selidiki Tari Erotis Saat Ulta Klub Motor di Pantai Kartini Jepara

0
142
Polisi Selidiki Tari Erotis Saat Ulta Klub Motor di Pantai Kartini Jepara
Polisi Selidiki Tari Erotis Saat Ulta Klub Motor di Pantai Kartini Jepara

Indolah.com – Polisi Selidiki Tari Erotis Saat Ulta Klub Motor di Pantai Kartini Jepara, Video tiga wanita muda sedang menari hanya berbalut bikini di Pantai Kartini Jepara tersebar melalui media sosial. Polisi telah menetapkan seorang tersangka dalam acara kumpul komunitas klub motor yang diselenggarakan pada Sabtu (14/4) sore.

Ada beragam video yang tersebar. Di antaranya berdurasi 5 detik dengan jarak pengambilan gambar sangat dekat dan video berdurasi 29 detik diambil lebih jauh.

Tiga wanita muda menari erotis dengan iringan musik menghentak tersebut tampak dikelilingi orang-orang berseragam kaos komunitas motor. Tubuh penari disemprot air sehingga terlihat lebih tak senonoh.

Di bagian akhir salah satu video yang beredar nampak dua penari memperlihatkan gerakan tubuh tidak pantas disaksikan salah satu penari dan belasan lelaki yang mengerumuni dan mengabadikan aksinya.

Pihak pengelola Pantai Kartini Jepara menegaskan tarian itu bagian dari perayaan HUT Komunitas Yamaha NMAX dan telah mendapatkan izin polisi.

Saat dikonfirmasi wartawan, Manager Pantai Kartini, Joko Wahyu Sutejo, menyampaikan bahwa memang ada acara ulang tahun Komunitas motor Yamaha NMAX di Pantai Kartini, Sabtu (14/4) sore.

“Ada acara ulang tahun NMAX di Pantai Kartini Sabtu siang. Terkait adanya insiden itu (tarian erotis) kami sangat menyayangkan. Itu kurang pas. Selain itu kami hanya ketempatan saja,” tuturnya, dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (15/4/2018).

Menurutnya, ia menerima permohonan izin dari panitia sekitar dua minggu lalu. Namun, di dalam surat permohonan izin tidak dijelaskan secara mendetail susunan acara. Surat izin yang masuk, lanjut dia, hanya permohonan pinjam tempat untuk acara.

“Kita sudah ketemu dengan panitianya dua minggu lalu, mereka hanya memberikan keterangan pinjam tempat untuk ultah NMAX dan hiburan dangdut gitu saja. Ketuanya kalau tidak salah Jalil dan ketua NMAX (Jepara) Faiz,” papar Joko.

Baca Juga : Di Bulan April 2018 Sebanyak 10 Kepala Daerah Jadi Tersangka Korupsi

Joko juga mengakui bahwa pihkanya hanya memberikan rekomendasi dan selanjutnya izin acara diberikan oleh Polres Jepara. “Kami tahunya kalau sudah diberikan izin oleh Polres ya sudah beres,” lanjutnya.

Joko sendiri mengaku baru mengetahui hal itu setelah mendapat laporan dari bawahannya yang ada di lapangan.

“Saat itu saya lagi pulang sebentar, dan mendapat laporan dari bawahan terkait hal itu. Mosok sampai seperti itu. Kalau izin tempat sampai pukul 16.00 WIB,” paparnya.

Ditambahkannya, tak selang lama acara tersebut dihentikan polisi. Namun, hal itu sangat disayangkan lantaran selama ini kegiatan yang diselenggarakan di Pantai Kartini dijaga agar tidak menjurus ke arah sensual.

“Kalau kegiatan yang kami selenggarakan hanya organ tunggal, tidak sampai vulgar seperti itu,” ucapnya.

Sementara itu hingga saat ini Ketua Panitia, Jalil, masih belum dapat dihubungi. Kasus ini sedang dalam penanganan petugas kepolisian. Polres Jepara telah menetapkan seorang sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

(Visited 161 times, 1 visits today)