Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual yang Terekam CCTV di Jatinegara

0
175
Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual yang Terekam CCTV di Jatinegara
Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual yang Terekam CCTV di Jatinegara

Indolah.com – Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual yang Terekam CCTV di Jatinegara, Polisi berhasil menangkap pelaku kekerasan seksual yang terekam CCTV di Jatinegara, Jakarta Timur. Penangkapan dilakukan di wilayah Cipinang.

“Pelaku sudah ditangkap tadi pagi, di wilayah Cipinang,” kata Kanit Reskrim Polsek Jatinegara AKP Sutikno ketika dikonfirmasi, Selasa (13/2/2018).

Pelaku diketahui berinisial R alias K. Dia ditangkap pukul 07.30 WIB pagi.

Polisi saat ini masih memeriksa R secara intensif. Pemeriksaan dilakukan di Polres Jakarta Timur.

“Sampai saat ini masih kita periksa, masih kita dalami motifnya,” ujar Sutikno.

Baca Juga : Pembunuhan Sadis! Ibu dan Dua Anak Tewas Berpelukan di Tangerang

Sebelunya, aksi pelecehan seksual tersebut terjadi di sebuah gang permukiman warga di Cipinang, Jatinegara, sekitar pukul 20.30 WIB, Selasa (6/2). Korban telah melaporkan kejadian itu ke polisi. Detail lokasi kejadian tidak disebutkan untuk melindungi privasi korban.

Polisi mengatakan korban sempat disekap dan diremas payudara. Korban juga sempat melawan karena tak terima dilecehkan pelaku.

Salah seorang warga yang rumahnya sangat dekat dengan lokasi kejadian menujukkan foto pria yang diduga melakukan pencabulan. Foto yang ditunjukkan warga ini lebih jelas menunjukkan sosok pelaku, dibanding gambar di CCTV yang menunjukkan kekerasan seksual dan beredar.

Gambar dalam foto yang ditunjukkan ini juga diambil dari CCTV, namun merupakan unit CCTV berbeda dengan pada video yang beredar. Sosok pelaku tampak dari depan.

Salah satu warga sempat melihat langsung sosok terduga pelaku pelecehan seksual tersebut, namun sebelum kejadian keji itu terjadi. Saat itu warga ini melihat si terduga pelaku itu mondar-mandir di gang.

“Dia badannya kecil, kurus, pakai celana jeans, saya nggak kenal. Saya saat itu lihat tapi tidak berpikir negatif. Saya pikir dia nunggu teman. Lalu saya baru tahu saat pulang dari Alfa kok ada ramai-ramai ternyata ada kejadian itu,” katanya.

(Visited 62 times, 1 visits today)