Polres Dharmasraya Dibakar Teroris, Panah dan Pesan Jihad Diamankan

0
29
Polres Dharmasraya Dibakar Teroris, Panah dan Pesan Jihad Diamankan
Polres Dharmasraya Dibakar Teroris, Panah dan Pesan Jihad Diamankan

Indolah.com – Polres Dharmasraya Dibakar Teroris, Panah dan Pesan Jihad Diamankan, Bangunan Mapolres Dharmasraya Sumatera Barat (Sumbar) hangus dilalap api pada Minggu (12/11/2017) dini hari sekitar pukul 02.45 WIB. Dua orang yang diduga sebagai pelaku dan terkait teroris tewas ditembak polisi.

“Enggak ada korban jiwa dari anggota Polri,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Rikwanto.

Polres Dharmasraya Dibakar Teroris, Panah dan Pesan Jihad Diamankan

Kebakaran itu mulanya diketahui personel piket SPK (Sentra Pelayanan Kepolisian‎). Berikut kronologi penyerangan di Mapolres Dharmasraya Sumbar pada Minggu (12/11).

Baca Juga : Anies Baswedan Hadiri Peringatan HUT ke- 16 Kepulauan Seribu di Pulau Pramuka

Pukul 02.45 WIB
-Api membakar seluruh bagian gedung Mapolres Dharmasraya. Asal muasal api diduga dari bagian belakang bangunan antara Ruang Siwas dan Ruang Sitipol.
-Personel piket Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) mencoba untuk memadamkan api sambil teriak mencari pertolongan.

Pukul 03.00 WIB
-Pemadam kebakaran tiba di Mapolres Dharmasraya dengan dua unit mobil damkar.
-Saat proses pemadaman, salah satu personel damkar melihat dua orang berpakaian serba hitam dengan gerak-gerik mencurigakan dan membawa busur panah.
-Anggota polres mengepung kedua pria mencurigakan namun dibalas dengan melepaskan busur panah. Akhirnya polisi menembak mati kedua pria itu.
-Polisi menggeledah jasad kedua pria tersebut. Ditemukan 1 busur panah, 8 buah anak panah, dua buah sangkur, sebilah pisau kecil, sebuah sarung tangan warna hitam, selembar kertas yang berisikan pesan jihad.

Pihak kepolisian enggan berspekulasi terkait kemungkinan kedua terduga pelaku berasal dari jaringan teroris.

“Masih didalam lebih lanjut identitas kedua terduga pelaku yang membawa busur panah,” ujar Rikwanto.

Saat ini polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Ini mau olah TKP dulu,” kata Kapolres Dharmasraya AKBP Roedy Yoelianto.

(Visited 16 times, 1 visits today)