Prabowo Sebut Negara Milik Genderuwo Begini Tanggapan TKN

0
114
Prabowo Sebut Negara Milik Genderuwo Begini Tanggapan TKN
Prabowo Sebut Negara Milik Genderuwo Begini Tanggapan TKN

indolah.com – Prabowo Sebut Negara Milik Genderuwo Begini Tanggapan TKN, Prabowo Subianto mengakui tidak dapat ajukan kredit pinjaman ke bank hingga menyebutkan negara ini punya genderuwo. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin minta calon presiden nomer urut 02 itu tidak untuk mempolitisasi permasalahan ekonomi.

“Prabowo ngaku sulit bisa pinjaman bank, dalam kata lainnya tidak bankable, siapa yang ingin disalahkan? Apa bank yang salah? Masalah pinjaman bank itu selalu berkaitan dengan keekonomian investasi lewat terpenuhinya syarat serta keadaan pinjaman,” papar Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Johnny G Plate kepada wartawan, Jumat (8/2/2019).

Menurut Johnny, pinjaman di bank tidak ada hubungannya dengan permasalahan politik. Dia minta supaya Prabowo tidak tetap mengkaitkan semua sesuatunya dengan politik hingga membuatnya bias.

“Bila tidak penuhi kriteria kredit jadi pasti tidak layak menjadi debitur, tidak dapat bisa kredit. Sederhana, janganlah dipolitisasi, di lingkungan dunia usaha hal itu jelas benderang serta tentu dimengerti dengan baik,” kata Johnny.

Sekjen NasDem itu lantas mengkritik Prabowo berkaitan permasalahan ini. Johnny meragukan kepiawaian Prabowo dalam mengurus keuangan negara, bila masalah korporasi saja tidak bisa mengurusnya dengan baik.

“Mengatur utang pemerintah atau utang pemerintah jauh lebih susah di banding dengan hutang korporasi, bila masalah korporasi saja susah bagaimana urusi pembiayaan pemerintah? Janganlah digampang-gampangkan!” katanya.

Johnny pun menyoroti komentar Prabowo yang menyebutkan ada kebocoran negara sampai 25%. Dia menanyakan berdasar pada data apakah hingga eks Danjen Kopassus itu ambil kesimpulan itu.

“Berkaitan kebocoran biaya pembangunan, Pak Jokowi begitu memerhatikan efisiensi alokasi berbelanja pembangunan, prioritas program pembangunan serta alokasi yang tepat tujuan serta berkeadilan,” kata Johnny.

Baca Juga : Gedung Apartemen Delapan Lantai di Istanbul Turki Runtuh

Seirama dengan Jokowi, dia minta Prabowo memberikan laporan ke penegak hukum jika memang mempunyai bukti terdapatnya kebocoran negara. Akan tetapi bila sekedar hanya bicara, kata Johnny, pasangan Sandiaga Uno itu disebutnya cuma beretorika.

“Bila cuma omong saja, retorika saja jadi itu pasti begitu mudah serta bukan itu yang diinginkan rakyat. Laporkan saja. Retorika tiada di dukung dengan data yang tepat bisa menjadi hoaks, apa ingin selalu jadi produsen hoaks? pasti tidak kan. Hayuuuk laporkan dengan data yang tepat tak perlu bergosip ria cuma untuk kebutuhan elektoral pemilihan presiden,” ucap Anggota Komisi XI DPR RI ini.

Awal mulanya, Prabowo Subianto sharing masalah cost politiknya yang perlu paket irit alias ‘pahe’. Prabowo mengakui kesusahan ambil utang uang di bank.

“Dari pertama kita akui kita paket irit, aku ingin dagang saja susah. Saya tidak dapat banyak utang uang di bank. Di luar negeri saja sulit. Sandi pun,” kata Prabowo di hall Sports Mall, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/2).

Prabowo lalu bertanya negara ini punya siapa. Ia lantas menyentuh ‘genderuwo’.

“Ini negara miliki siapa? Miliki genderuwo tuturnya ini. Miliki genderuwo,” kata Prabowo.

(Visited 27 times, 1 visits today)