Pria WN Malaysia Didenda Karena Lempar Sepatu ke Kucing Liar

0
32
Pria WN Malaysia Didenda Karena Lempar Sepatu ke Kucing Liar
Pria WN Malaysia Didenda Karena Lempar Sepatu ke Kucing Liar

Indolah.com – Pria WN Malaysia Didenda Karena Lempar Sepatu ke Kucing Liar, Seorang pria warga negara Malaysia yang melempar sepatunya ke kucing liar untuk menakut-nakuti dari apartemennya dihukum denda 2 ribu ringgit atau setara Rp 6,9 juta oleh pengadilan setempat beberapa waktu terakhir.

Seperti dilaporkan kantor berita Bernama dan dilansir The Star, Sabtu (9/6/2018), pria bernama Zaini Othman (59) berprofesi sebagai arsitek dan tinggal di Kuala Lumpur telah di adili. Tindakannya melempar sepatunya ke kucing pada 20 September 2017 tertangkap di kamera CCTV.

Zaini Othman mengaku bersalah atas tuduhan yang dibuat berdasarkan Pasal 44 (1) (a) Undang-Undang Kesejahteraan Hewan. Ancaman hukuman maksimumnya adalah denda 50 ribu ringgit atau hukuman penjara 1 tahun, atau keduanya.

Dalam putusannya, hakim Wong Chai Sia menyatakan Zaini bersalah, Zaini mengaku tidak tahu jika tindakannya itu melanggar hukum. Dia akhirnya membayar denda tersebut.

Namun, beberapa aktivis hewan tidak senang dengan jumlah denda. Para aktivis mengatakan 2 ribu ringgi terlalu rendah dan tidak akan menjadi penghalang bagi orang lain terhadap hewan yang diperlakukan dengan buruk.

Baca Juga : Amien Rais Terinspirasi Mahathir dan Siap Nyapres, Begini Kata Nasdem

Aktivis M Maheswaren mengatakan denda yang lebih tinggi seharusnya dikenakan, dan ia mengutip kasus Furby, anjing penjaga, dan denda RM8.000 yang dijatuhkan kepada seorang pria Singapura yang memukulnya dengan helm.

“Bagi saya, RM2,000 tidak banyak. Orang hanya akan membayar dendanya dan tidak pernah bertobat, ”katanya.

Dalam kasus Furby, pria Singapura itu dibawa ke pengadilan Januari lalu setelah aksinya tertangkap kamera dan menjadi viral di media sosial.

Aktivis lainnya, Khalid Rashid, juga mempertanyakan mengapa pengadilan tidak menjatuhkan hukuman berat meskipun hukum mengizinkan para penyiksa hewan didenda hingga RM50.000 atau dipenjara hingga satu tahun.

“Ketika denda rendah dikenakan, orang akan menerima begitu saja bahwa mereka dapat pergi,” katanya.

Dia menambahkan bahwa pemerintah harus lebih aktif dalam mendidik masyarakat tentang cara menjaga hewan mereka, dalam upaya untuk mengurangi kucing dan anjing yang tersesat.

“Orang menjadi marah karena hewan liar ada di mana-mana dan menyebabkan gangguan bagi mereka.

“Itulah mengapa beberapa orang marah dan melampiaskan kemarahan mereka pada hewan,” kata Khalid, ia juga bersedia membantu pemerintah dalam mengurangi jumlah hewan yang tersesat.

(Visited 12 times, 1 visits today)