Putra Mahkota Arab Saudi Bersumpah akan Tumpas Terorisme

0
52
Putra Mahkota Arab Saudi Bersumpah akan Tumpas Terorisme
Putra Mahkota Arab Saudi Bersumpah akan Tumpas Terorisme

Indolah.com – Putra Mahkota Arab Saudi Bersumpah akan Tumpas Terorisme, Putera Mahkota Arab Saudi Pa­nge­ran Mohammed Bin Salman, bersumpah akan memburu teroris hingga mereka musnah. Sumpah ini diucapkan saat 40 negara-negara muslim berkumpul untuk pertama kalinya dalam aliansi memerangi terorisme, Minggu (26/11).

“Dalam beberapa tahun terakhir, terorisme telah beroperasi di negara kita… tanpa adanya koordinasi (dari otoritas nasional),” ucap Pangeran Mohammed bin Salman yang juga menjabat Menteri Pertahanan Saudi, seperti dilansir AFP, Senin (27/11/2017).

“Hal itu berakhir hari ini, dengan aliansi ini,” tegasnya saat memberikan pidato dalam pertemuan aliansi memerangi terorisme itu.

Putra Mahkota Arab Saudi Bersumpah akan Tumpas Terorisme

Pertemuan yang digelar Minggu (26/11) ini merupakan pertemuan pertama dari para Menteri Pertahanan dan para pejabat senior dari Koalisi Pemberantasan Terorisme Militer Islamis. Koalisi itu terdiri dari 41 negara dan disebut sebagai ‘front bersatu pan-Islamis’ melawan ekstremisme keras.

Baca Juga : Ruhut Bandingkan Pernikahan Putri Jokowi dan Putra SBY

Aliansi tersebut diperkenalkan pada 2015 lalu di bawah pengawasan Pangeran Salman yang belakangan kerap mengguncang kawasan setelah diangkat menjadi putra mahkota pada Juni lalu.

Pertemuan perdana itu dihadiri delegasi dari negara-negara Islam seperti Mesir, Uni Emirat Arab, Bahrain, Afghanistan, Uganda, Somalia, Mauritania, Libanon, Libya, Yaman, dan Turki.

Qatar, yang tengah diisolasi Saudi dan sejumlah sekutunya karena dituding mendukung organisasi terorisme sebenarnya terdaftar dalam aliansi ini. Meski begitu, tidak ada perwakilan negara tersebut yang hadir.

Sementara itu, rival utama Saudi di kawasan seperti Iran yang dikuasai Syiah dan beberapa negara Muslim lainnya seperti Suriah dan Irak yang dekat dengan Teheran, justru tidak masuk dalam aliansi.

Walau demikian, Jenderal Abdulelah al-Saleh, sekretaris jenderal aliansi, membantah pihaknya mengucilkan negara atau agama tertentu.

“Pilar dari koalisi ini adalah inklusi. Musuh bersama kita adalah terorisme, bukan agama, sekte, atau ras tertentu,” kata al-Saleh seperti dikutip AFP.

(Visited 17 times, 1 visits today)