Rekan Bisnis Sandiaga Uno Segera Disidang Terkait Kasus Tanah

0
121
Rekan Bisnis Sandiaga Uno Segera Disidang Terkait Kasus Tanah
Rekan Bisnis Sandiaga Uno Segera Disidang Terkait Kasus Tanah

Indolah.com – Rekan Bisnis Sandiaga Uno Segera Disidang Terkait Kasus Tanah, Berkas perkara kasus dugaan penggelapan tanah rekan bisnis Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Andreas Tjahjadi dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Dengan demikian, kasus rekan bisnis Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno itu akan secepatnya disidangkan ke pengadilan.

“Ya benar sudah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, saat dikonfirmasi, Jumat, 9 Maret 2018.

Argo mengatakan, polisi akan berkoordinasi dengan pihak kejaksaan untuk segera melimpahkan barang bukti dan penahanan Andreas.

“Saat ini masih diagendakan oleh penyidik, kita tunggu saja nanti,” ungkap Argo.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati DKI, Nirwan Nawawi, mengatakan berkas tersebut sudah dinyatakan lengkap sejak Senin, 5 Maret 2018. Nirwan menuturkan saat ini masih menunggu pelimpahan barang bukti dan tersangka dari penyidik Polda Metro Jaya.

“Berkas sejak 5 Maret sudah dinyatakan lengkap baik secara formil maupun materil,” katanya.

Saat ini, kata Nirwan, pihak kejaksaan masih menunggu rencana polisi untuk menyerahkan berkas tahap dua terkait kasus penggelapan tanah tersebut.

“Selanjutnya pihak penyidik melimpahkan tersangka berikut barang bukti kepada penuntut umum, tetapi kapan waktunya itu adalah menjadi domain penyidik Polda,” kata Nirwan.

Baca Juga : Merasa Dipegang Payudaranya, Ibu yang Usai Ditolong Ngamuk

Kasus yang ditangani Polda Metro Jaya merupakan laporan Fransiska Kumalawati Susilo yang menjadi penerima kuasa Edward Soeryadjaja dan Djoni Hidayat.

Selain Andreas, Fransiska juga turut melaporkan Sandiaga terkait kasus penggelapan penjualan sebidang tanah di Jalan Curug Raya, Tangerang Selatan, Banten tahun 2012.

Meski telah beberapa kali diperiksa, polisi belum menemukan bukti untuk menetapkan Sandiaga sebagai tersangka.

Kasus itu bermula dari laporan Fransiska Kumalawati Susilo, penerima kuasa dari pelapor bernama Edward Soerdjaya, yang mengadukan kasus dugaan penipuan dan penggelapan ke Markas Polda Metro Jaya. Laporan polisi teregistrasi dengan Nomor: LP/1151/III/2017/PMJ/Dit.Reskrimum pada 8 Maret 2017.

Fransiska mengaku merugi hingga Rp12 miliar akibat tanahnya digelapkan PT Japirex. Sementara status Sandiaga saat ini sebagai saksi.

(Visited 36 times, 1 visits today)