Ribuan Demonstran Rompi Kuning Kembali Beraksi ke Jalan

0
142
Ribuan Demonstran Rompi Kuning Kembali Beraksi ke Jalan
Ribuan Demonstran Rompi Kuning Kembali Beraksi ke Jalan

Indolah.com – Ribuan Demonstran Rompi Kuning Kembali Beraksi ke Jalan, Ribuan pengunjuk rasa kembali turun ke berjalan-jalan di sejumlah kota di Prancis di hari Sabtu (15/12). Memasuki minggu kelima demonstrasi nasional sebagai protes pada pemerintahan Presiden Emmanuel Macron.

Di Paris, polisi digerakkan untuk meredam kemungkinan ledakan kekerasan. Akan tetapi, beberapa toko besar, seperti Galeries Lafayette masih tetap membuka untuk menyambut konsumen yang ingin mempersiapkan Natal.

Dikutip dari Reuters, sumber polisi menyebutkan jumlah demonstran itu turun dibanding Sabtu minggu kemarin. Gas air mata sudah sempat ditembakkan ke kelompok kecil pengunjuk rasa dalam benturan singkat dengan polisi anti huru hara di dekat Champs-Elysees.

Di dekatnya, segelintir aktivis tiada penutup dada dari grup simpatisan feminis, Femen, melawan pasukan keamanan yang berjarak beberapa mtr. dari Istana Elysee, tempat tinggal presiden.

Pergerakan ‘rompi kuning’ diawali pada pertengahan November yang lakukan tindakan pada kenaikan pajak bahan bakar. Tindakan itu lalu secara cepat beralih ebih luas pada kebijaksanaan ekonomi Macron.

Memprotes yang dikerjakan pada tiap-tiap akhir minggu dengan beruntun di Paris sudah mengakibatkan vandalisme serta benturan kekerasan dengan pasukan keamanan.

Loic Bollay (44 tahun) berbaris di Champs-Elysees dengan rompi kuning, menjelaskan tindakan memprotes sekarang ini lebih tenang dibanding di minggu-minggu awal mulanya tapi memprotes itu selalu berjalan sampai aduan beberapa demonstran disikapi.

“Semenjak serangan Strasbourg, itu lebih tenang, tetapi saya fikir Sabtu depan serta Sabtu selanjutnya, tindakan akan kembali,” jelas ia.

Menteri Dalam Negeri Perancis menjelaskan seputar 69 ribu polisi bersiaga pada Sabtu (15/12), yang diperkokoh di kota-kota Toulouse, Bordeaux serta Saint-Etienne.

Baca Juga : AirNav Pastikan Suara Misterius di Pantura dari Pesawat Antonov

Sumber polisi menjelaskan pada Reuters seputar 16 ribu pengunjuk perasaan sudah dihitung di Perancis, terkecuali Paris, pada 11.00 GMT, dibanding dengan 22 ribu saat yang sama pada 8 Desember kemarin.

Petinggi kepolisian Paris menyebutkan sekitar 85 orang sudah diamankan seputar tengah hari, menurut seseorang petinggi kepolisian Paris.

Di hari Jumat (14/12), Presiden Macron mengatakan beberapa demonstran di Prancis untuk tenang sesudah hampir satu bulan memprotes oleh pergerakan ‘rompi kuning’. Demonstrasi sudah mengakibatkan masalah yang meluas.

“Prancis perlu ketenangan, ketertiban serta kembali pada normal,” kata Macron, sesudah pertemuan beberapa pemimpin Uni Eropa di Brussels.

Dalam pidato yang ditayangkan tv pada negara itu di hari Senin, Macron menginformasikan kenaikan upah buat beberapa pekerja termiskin serta pemotongan pajak buat pensiunan yang ditujukan untuk akhiri pergerakan itu.

Pemerintah, dan beberapa serikat pekerja serta politisi oposisi mengatakan demonstran untuk tidak turun ke jalan, sesudah empat orang meninggal dalam serangan senjata di pasar Natal di kota bersejarah Strasbourg.

(Visited 19 times, 1 visits today)