Samsung Berencana Membuka Akses Bixby Untuk Pihak Ketiga

0
44
Samsung Berencana Membuka Akses Bixby Untuk Pihak Ketiga
Samsung Berencana Membuka Akses Bixby Untuk Pihak Ketiga

Indolah.com – Samsung Berencana Membuka Akses Bixby Untuk Pihak Ketiga. Langkah ini dilakukan untuk memperluas cakupan asisten virtual tersebut.

Seperti diketahui, asisten virtual ini masih ketinggalan dari layanan serupa, seperti Amazon Alexa dan Google Assistant. Rencana ini akan diumumkan perusahaan saat ajang Samsung Developer Conference.

Baca Juga >>> Sensor Sidik Jari Akan Hadir Di Samsung Galaxy S10

Menurut kabar, integrasi dengan pihak ketiga ini akan diberi nama ‘Capsules’. Namun, belum diketahui secara pasti bentuk integrasi apa yang akan dilakukan Samsung untuk rencana barunya ini.

Terlepas dari hal tersebut, Samsung jelas berupaya mengajak pengembang pihak ketiga untuk memperluas kemampuan Bixby. Oleh sebab itu, menarik untuk menunggu pengumuman resmi yang disebut-sebut akan dilakukan bulan depan.

Samsung sendiri diketahui sudah mulai menghadirkan Bixby di beberapa perangkat besutannya. Tidak hanya smartphone, asisten virtual itu kini tersedia di TV dan kulkas pintar buatan perusahaan asal Korea Selatan tersebut.

Terbaru, Bixby juga dipastikan hadir untuk speaker pintar besutan Samsung, yakni Galaxy Home. Kendati demikian, speaker ini disebut baru akan tersedia di sejumlah negara, seperti Amerika Serikat, Tiongkok, dan Korea Selatan.

Ketiga negara itu besar kemungkinan dipilih karena Bixby baru mendukung empat bahasa, yaitu Inggris, Mandarin, Korea, dan Spanyol.

Bixby pertama kali diperkenalkan pada 2017, yakni pada flagship smartphone Galaxy S8 dan Galaxy S8 Plus. Dalam interview dengan Wall Street Journal sebagaimana dikutip dari Android Authority, Head Consumer Electronics Samsung Kim Hyun-suk mengonfirmasi hal tersebut.

Kim mengakui, upaya menghadirkan kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI) sebelumnya tidak berfungsi lantaran kurangnya kohesi dengan produk-produk yang dikirimnya. Samsung tidak ingin mengulang kesalahan tersebut dan kini semuanya akan berpusat pada AI.

(Visited 7 times, 1 visits today)