Selain AS, Ini 59 Diplomat dari 23 Negara Juga Diusir Rusia

0
48
Selain AS, Ini 59 Diplomat dari 23 Negara Juga Diusir Rusia
Selain AS, Ini 59 Diplomat dari 23 Negara Juga Diusir Rusia

Indolah.com, Jakarta –¬†Selain AS, Ini 59 Diplomat dari 23 Negara Juga Diusir Rusia,¬†Pemerintahan Rusia mengumumkan aksi balasan dengan mengusir sedikitnya 59 diplomat dari 23 negara, yang terlebih dulu mengusir diplomat mereka. Pengumuman ini disampaikan usai Rusia menyatakan akan balas mengusir 60 diplomat Amerika Serikat (AS) dari wilayahnya.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (31/3/2018), otoritas Rusia mengumumkan pengusiran puluhan diplomat asing ini pada Jumat (30/3) waktu setempat. Sebelumnya 23 negara itu mengusir diplomat Rusia dari negara masing-masing sebagai solidaritas untuk Inggris terkait diracunnya eks mata-mata Rusia, Sergei Skripal (66) dan putrinya, Yulia (33).

Baca Juga: Perempuan WNI Dibunuh Suaminya Asal Amerika di Kamboja

Pada Jumat (30/3), Rusia memanggil para Duta Besar (Dubes) 23 negara itu dan memberitahukan langkah balasan yang mereka ambil. Para Dubes yang dipanggil itu berasal dari Australia, Albania, Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Belanda, Kroasia, Ukraina, Denmark, Irlandia, Spanyol, Estonia, Latvia, Lithuania, Macedonia, Moldova, Rumania, Finlandia, Norwegia, Swedia, Kanada dan Republik Ceko.

Semuanya dilaporkan tiba dengan kendaraan resmi diplomatik di kantor Kementerian Luar Negeri Rusia di Moskow.

“Mereka (para diplomat-red) diberi nota protes dan diberitahu bahwa sebagai respons atas permintaan tak mendasar dari negara-negara bersangkutan dalam mengusir para diplomat Rusia … pihak Rusia menyatakan persona non grata untuk jumlah yang sama untuk staf (diplomatik) yang bekerja di masing-masing kedutaan negara-negara itu di Federasi Rusia,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.

Empat negara lainnya seperti Belgia, Hungaria, Georgia dan Montenegro, baru mengumumkan pengusiran diplomat Rusia pada saat-saat terakhir. Otoritas Rusia menyatakan pihaknya juga memiliki hak untuk membalas pengusiran dari empat negara itu juga.

Sehari lebih awal, atau pada Kamis (29/3) waktu setempat, Rusia mengumumkan pengusiran 60 diplomat AS dan penutupan Konsulat AS di St Petersburg. Langkah ini merupakan balasan atas sikap AS mengusir 60 diplomat Rusia dari wilayahnya.

Jauh sebelum itu, Rusia juga balas mengusir 23 diplomat Inggris dari wilayahnya. Kasus diracunnya eks mata-mata Rusia Skripal memanaskan hubungan diplomatik antara Rusia dengan Inggris. Kedua negara saling tuding soal dalang utama di balik serangan yang melanda Skripal.

Dubes Inggris untuk Rusia, Laurie Bristow, juga ikut dipanggil pada Jumat (30/3) waktu setempat. Dituturkan Kementerian Luar Negeri Rusia bahwa Dubes Bristow diberitahu bahwa Inggris memiliki waktu satu bulan untuk mengurangi jumlah personel misi diplomatiknya di Rusia menjadi jumlah yang sama dengan misi diplomatik Rusia di Inggris. Tidak disebut lebih lanjut jumlahnya.

(Visited 32 times, 1 visits today)