Sophia Latjuba Ungkap Alasannya Tak Tertarik Properti di Indonesia

0
348
Sophia Latjuba Ungkap Alasannya Tak Tertarik Properti di Indonesia
Sophia Latjuba Ungkap Alasannya Tak Tertarik Properti di Indonesia

Indolah.com – Sophia Latjuba Ungkap Alasannya Tak Tertarik Properti di Indonesia, Kebanyakan orang pasti tertarik berbisnis properti, tak terkecuali para artis di Tanah Air.

Akan tetapi hal tersebut sama sekali tak membuat Sophia Latjuba tertarik untuk terjun berbisnis properti.

Sophia Latjuba mengungkapkan, salah satu alasan tak tertarik untuk terjun berbisnis properti karena alasan harga yang tidak sesuai.

Sophia Latjuba Ungkap Alasannya Tak Tertarik Properti di Indonesia

Nggak (tertarik bisnis properti). Saya paling benci harga properti di Indonesia karena tidak sesuai dengan apa yang kita dapatkan. Rumah di Kemang bisa jadi lebih mahal daripada rumah di Beverly Hills. Harganya nggak masuk akal menurutku. (Kalau di Jakarta saya) Sewa rumah. Saya nggak mau keluar uang beli properti,” ujarnya saat ditemui di launching Belleza 3, Hotel Kempinski, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (12/7/2017).

Baca Juga : Saat Pengajian Syahrini di Doakan Dapat Jodoh

Karena alasan itu, Sophia Latjuba sendiri lebih tertarik untuk membeli properti di Jerman. Namun selain harga yang lebih masuk akal, Sophia Latjuba juga tetap berpegang pada cara berpikirnya, di mana properti dibeli sebagai tempat tinggal, bukan untuk mencari keuntungan.

(Kalau properti) Saya beli di Jerman. Masalahnya karena saya besar dan lahir di sana, jadi cara pemikiran saya beli properti bukan untuk keuntungan tapi untuk saya tinggal. Apartemen juga yang pakai ibu sama adik saya, bukan kayak nanti berlipat lipat terus saya jual. Cara pemikiran saya tidak pernah seperti itu,” lanjut aktris 46 tahun itu.

Walau begitu Sophia Latjuba menegaskan kalau kurangnya minat untuk berbisnis atau membeli properti di Indonesia bukan didasari karena ia memiliki pengalaman buruk.

Baca Juga : Syahrini Tulis Kalimat Menyentuh Saat Ikut Pengajian di Los Angeles

Selain karena alasan harga dan cara berpikir, Sophia mengaku kalau ia memang tidak pernah memikirkan properti untuk dijadikan bisnis.

(Pengalaman buruk sih) Nggak, tapi memang filosofi hidup saya seperti itu, santai aja nggak terlalu mikirin. Emang properti menurut saya tidak worth it. (Harganya juga) Kemahalan dan saya juga bukan orang yang meng-invest di properti. Mungkin karena saya nggak lahir dan besar di sini, jadi pemikiran saya bukan seperti orang Indonesia yang beli sekarang, tahun depan bisa jual. Mindset saya enggak seperti itu,” pungkasnya.

(Visited 70 times, 1 visits today)