Syafruddin Resmi Dilantik Jadi Menteri PAN-RB Gantikan Asman Abnur

0
355
Syafruddin Resmi Dilantik Jadi Menteri PAN-RB Gantikan Asman Abnur
Syafruddin Resmi Dilantik Jadi Menteri PAN-RB Gantikan Asman Abnur

Indolah.com – Syafruddin Resmi Dilantik Jadi Menteri PAN-RB Gantikan Asman Abnur, Wakapolri Komjen Syafruddin resmi dilantik Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) di Kabinet Kerja sampai tahun 2019.

Ia menggantikan Asman Abnur yang telah ajukan pengunduran diri ke Jokowi karena pilihan politik partainya, Partai Amanat Nasional (PAN) keluar dari koalisi pemerintah di pemilihan presiden 2019.

Keppres ini diputuskan serta di tandatangani Presiden Jokowi di Jakarta, 14 Agustus 2018.

Di depan Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan pejabat yang lain, Syafruddin membacakan sumpah kerjanya.

“Demi Allah saya bersumpah, saya akan setia pada UUD RI 1945 dan akan menjalankan semua ketentuan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya pada negara dan bangsa. Jika saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh perasaan tanggung jawab,” kata Syafruddin dengan lantang di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/8).

Kemudian, ia menandatangani berita acara pelantikan serta pengangkatan sumpah jabatan menjadi MenPANRB bersama Presiden Jokowi. Akan tetapi, Asman Abnur tidak terlihat ada dalam pelantikan Syafruddin.

Baca Juga : Ratusan Pastor di Amerika Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual

Awal mulanya Asman menyebutkan Jokowi sudah mengijinkan dirinya yang memilih mundur.

“Menjadi beliau prinsipnya telah mengemukakan kesepakatan buat saya mundur dari MenpanRB,” kata Asman dalam jumpa pers di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara serta Reformasi Birokrasi, Jakarta, Selasa (14/8) malam.

Asman mengakui bicara langsung dengan Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, seputar jam 19.00 WIB. Ia juga sudah sempat mengemukakan beberapa capaian yang sudah dikerjakan waktu menjabat menjadi Menpan RB saat dua tahun ini.

“Alhamdulillah Pak Presiden, beliau berikan ke saya kapasitas yang saya persembahkan cukuplah memberi agenda positif buat beliau,” katanya.

Asman mengerti posisinya menjadi kader PAN memberatkan Jokowi. Masalahnya kata Asman, partainya pilih tidak bergabung untuk mengangkat kembali Jokowi menjadi presiden, tetapi masuk dengan konsolidasi yang mengangkat capres lainnya.

“Saya juga merasa karena PAN tidak mensupport Pak Presiden, pasti kedatangan saya di Konsolidasi Indonesia Kerja ini dapat tidak baik dengan norma,” tandas dia.

(Visited 45 times, 1 visits today)