Tanbo Art, Seni Melukis dengan Media Sawah di Jepang

0
39

Tanbo Art, Seni Melukis dengan Media Sawah di Jepang

Indolah.comTanbo Art, Seni Melukis dengan Media Sawah di Jepang. Beberapa kumpulan tempat kotak bertanamkan tanaman padi yang hijau monoton dari ujung ke ujung. Warna hijaunya bertukar warna kekuningan saat mencapai waktu panen. Ya semacam itu lah rupa sawah di semua dunia. Tidak kecuali di Indonesia menjadi negara agraris yang sejumlah besar lahannya ditujukan untuk ruang persawahan. Tidak ada ketidaksamaan dengan beberapa negara agraris yang lain.

Tetapi pernahkan kita berfikir untuk menghilangkan kesan-kesan monoton pada sawah yang terhampar luas? Bagaimana triknya merubah hamparan hijau monoton itu jadi lebih menarik serta berlainan? Benar-benar aneh akan tetapi benar terdapatnya, petani di Jepang dapat merubah kesan-kesan monoton pada sawah mereka jadi lebih menarik. Kesan-kesan kagum serta terheran-heran tentu muncul dari pikiran seorang bila tahu jika sawah di Jepang dapat disulap jadi satu lukisan raksasa yang sangat indah. Benar-benar seni yang mengagumkan, seni gambar sawah di Jepang ini diberi nama tanbo art.

Tanbo art adalah karya seni yang ditangani oleh tangan-tangan kreatif beberapa petani di Jepang. Tanbo dalam bahasa Jepang mempunyai makna beras/padi. Jadi tanbo art bisa diartikan menjadi seni melukis diatas sebidang tempat pertanian, yang manakah tempat itu bertindak menjadi alat kanvas raksasa.

Tanbo art pertama-tama muncul pada tahun 1993 di desa Inakadate, Prefektur Aomori, lokasi Tohoku, Jepang. Desa ini berjarak seputar 600 mil dari kota Tokyo. Pada tahun itu, masyarakat desa Inakadate coba mencari langkah untuk kembalikan manfaat tempat mereka kembali. Yang manakah pada saat itu tempat mereka dipakai menjadi tempat eksplorasi arkeologi. Eksplorasi arkeologi itu menyadarkan mereka jika padi sudah ditanam di desa itu saat lebih dari 2000 tahun yang kemarin. Untuk menghargai riwayat yang sudah lama berada di desa mereka, mereka mulai membuat suatu pengembangan seni dengan sawah menjadi pilihan alat yang dipakai.

Baca juga : Fenomena Unik Air Sungai Mengalir Deras ke Bawah Tanah

Proses pembuatan satu tanbo art memerlukan usaha yang cukuplah susah serta penuh dengan kecermatan. Sebelum diaplikasikan ke tempat pertanian, terlebih dulu design awal satu tanbo art dibikin di computer dengan taraf spesifik hingga presisi gambar yang akan dibikin bisa terarah saat waktu penyelesaiannya. Lukisan yang akan dipertunjukkan beragam, dari mulai tokoh legenda Jepang, profil tokoh populer, ciri-ciri mitologi Jepang, sampai karya seni abstrak yang umumnya sama dengan style gambar Ukio E (karya seni gambar ciri khas Jepang). Akan tetapi akhir-akhir ini mulai tumbuh lukisan yang memvisualisasikan beberapa tokoh anime Jepang yang populer.

Untuk memperoleh bermacam warna pada lukisan di sawah mereka, petani desa Inakadate memakai empat type padi yang berlainan untuk ditanami pada alat tempat pertanian mereka. Beberapa petani membuat riset serta peningkatan dari beberapa macam variasi padi yang memang mempunyai keunikan warna spesifik yang nanti akan digabungkan jadi satu bentuk lukisan raksasa pada alat tempat pertanian.

Pada saat saat ini, membuat tanbo art telah jadi agenda tahunan buat beberapa masyarakat di sejumlah daerah agraris di Jepang. Sekarang ini tanbo art telah menebar ke beberapa lokasi di Jepang. Ruang persawahan yang jadikan alat tanbo art dapat disebutkan menjadi tempat wisata yang pantas untuk diakui. Bahkan juga berdasar sebagian kelompok seniman, tanbo art dipandang seperti salah satunya karya seni bercita perasaan tinggi. Hal itu jadikan satu bukti jika beberapa golongan petani juga mempunyai cita perasaan seni yang tinggi.

(Visited 8 times, 1 visits today)