Tanpa Batu Granit, Pantai Nyiur Melambai di Belitung Tetap Cantik Jelita

0
800

Tanpa Batu Granit, Pantai Nyiur Melambai di Belitung Tetap Cantik Jelita

Indolah.com – Meski tanpa hiasan batu granit raksasa, Pantai Nyiur Melambai di Belitung tetap cantik jelita. Di sini traveler bisa bersantai dibalik sejuknya pohon cemara laut.

Pulau Belitung itu identik dengan pantai. Bukan pantai biasa, melainkan pantai yang dihiasi oleh batu-batu granit yang tersusun begitu artistik, berukuran raksasa, dan menjulang tinggi. Batu-batu khas Pulau Belitung itu tersusun saling menyanggah satu sama lain, laksana disusun oleh tangan manusia.

Siapa mengira, batu-batu itu sudah tersusun secara alami sejak lama. Salah satu pantai di Belitung yang terkenal akan batu granitnya adalah Pantai Tanjung Tinggi, yang tak lain adalah lokasi syuting film terkenal Laskar Pelangi.

Di pantai ini, setiap orang yang datang akan dibuat takjub oleh tata letak batu granit yang barangkali sulit diterima oleh akal manusia.

Selain memiliki pantai dengan ciri khas batu-batu granit, rupanya Pulau Belitung juga memiliki pantai yang tidak mempunyai batu-batu granit sama sekali. Pantai-pantai dengan ciri semacam ini lebih banyak berada di Belitung Timur, salah satu dari dua kabupaten yang ada di Pulau Belitung.

Pantai Serdang misalnya, yang terletak di Manggar, ibukota kabupaten yang sempat dipimpin oleh Ahok sebagai Bupati. Selain Pantai Serdang, ternyata masih ada pantai lain yang memiliki ciri tak jauh berbeda, yakni Pantai Nyiur Melambai. Sama dengan Pantai Serdang, pantai ini pun masih berada di Manggar, kota 1001 warung kopi.

Oleh penduduk setempat, pantai ini dikenal dengan nama Pantai Lalang, karena secara dministratif, Pantai Nyiur Melambai memang berada di Kelurahan Lalang, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Baca JugaDi Indonesia ada 3 Tempat Terbaik Melihat Gerhana Matahari Total

Pantai yang sudah dibangun sejumlah fasilitas oleh pemerintah daerah setempat ini cukup mudah dijangkau, hanya butuh beberapa menit saja dari pusat Kota Manggar. Sekalipun sudah dilengkapi sejumlah fasilitas yang diharapkan bisa memberikan kenyamanan kepada pengunjung yang datang, para pengunjung yang hendak menikmati keindahan pantai tidak dipungut biaya serupiah pun. Setidaknya, seperti itu kondisinya sampai saya berkunjung ke pantai itu beberapa waktu yang lalu.

Memasuki Pantai Nyiur Melambai, wisatawan akan disambut pemandangan berupa pohon cemara laut yang berjejer rapi. Di bawahnya, berdiri beragam rupa replika ikonik yang merepresentasikan Pulau Belitung, utamanya Belitung Timur, diantaranya replika batu satam dan sebuah cangkir kopi warna-warni perlambang Manggar sebagai kota 1001 warung kopi.

Replika ikonik aneka rupa inilah yang menjadi salah satu daya tarik pantai ini. Oleh wisatawan yang datang, replika-replika ini seringkali dijadikan sebagai latar belakang dalam pengambilan foto. Selain itu, tentu saja dilatarbelakangi oleh panaroma Pantai Nyiur Melambai yang nyaris tanpa batu-batu granit yang menyelingi.

Sekalipun gratis, bukan berarti tidak ada fasilitas penunjang di pantai ini. Bahkan, fasilitas di pantai ini terbilang lengkap, mulai dari jalur pejalan kaki di sepanjang bibir pantai, sebuah rest area, toilet, sampai musholla. Semuanya dibangun dengan corak warna-warni, persis seperti warna-warni pelangi.

Hal ini sengaja dilakukan untuk memberi kesan kepada wisatawan bahwa Belitung Timur adalah tempat lahirnya Laskar Pelangi. Selain itu, di pantai ini juga terdapat beberapa arena olahraga, salah satunya adalah lapangan volly pantai.

(Visited 240 times, 1 visits today)