Terduga Teroris yang Ditangkap di Sibolga Merupakan Jaringan JAD Lampung

0
73
Terduga Teroris yang Ditangkap di Sibolga Merupakan Jaringan JAD Lampung
Terduga Teroris yang Ditangkap di Sibolga Merupakan Jaringan JAD Lampung

Indolah.com, Jakarta – Terduga Teroris yang Ditangkap di Sibolga Merupakan Jaringan JAD Lampung , Terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror di Sibolga bernama Husain alias Abu Hamzah. Abu Hamzah merupakan anggota jaringan terduga teroris RIN alias Putra Syuhada (PS) yang ditangkap di Lampung.

“Memang diduga terkait dengan jaringan PS yang di Lampung kemarin,” kata Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal kepada wartawan, Selasa (12/3/2019).

Baca Juga: Dikepung Polisi, Istri Terduga Teroris di Sibolga Meledakkan Diri

Iqbal memaparkan penangkapan Abu Hamzah merupakan pengembangan dari RIN tersebut. Polisi masih terus menyelidiki jaringan ini.

Lalu, bom meledak saat polisi hendak menggeledah rumah terduga pelaku. Polisi belum memaparkan soal kekuatan bom itu, termasuk sengaja diledakkan atau tidak.

“Ini yang sedang kita dalami, yang paling penting kita melakukan negosiasi. Dari situ langkah-langkah ke depan melakukan penyelidikan, termasuk melakukan pendalaman yang diduga bom,” ujarnya.

Baca Juga: Benarkah Penangkapan Terduga Teroris di Sibolga Terkait Kedatangan Jokowi?

Sebelumnya, RIN ditangkap di Panengahan, Kedaton, Bandar Lampung, pada Sabtu (9/3) pukul 17.00 WIB. Dari informasi yang telah terkonfirmasi, penangkapan ini bermula dari laporan orang tua RIN yang mengetahui anaknya telah terpengaruh paham radikal.

Orang tua RIN tak ingin anaknya melakukan hal yang merugikan diri sendiri dan banyak orang di waktu yang akan datang. Dalam pemeriksaan oleh kepolisian, RIN mengaku telah merakit benda yang diduga bom dengan campuran potasium klorat, switching on-off dan menyimpan barang tersebut di loteng rumah tetangganya yang berinisial L.

“(Keterlibatan L) masih pendalaman oleh Tim Densus,” ucap Dedi.

RIN diduga hendak melakukan aksi amaliyah dengan menggunakan bom di markas kepolisian di Lampung dan Jakarta.

(Visited 12 times, 1 visits today)