Terhenti di Fase Grup, Frenz United Indonesia Bakal Introspeksi

0
642

Yogyakarta – Frenz United Indonesia (FUI) harus pulang lebih awal setelah terhenti di babak grup Frenz International Cup 2014. Pelatih Encang Ibrahim mengaku bertanggung jawab penuh dan akan melakukan introspeksi.

Langkah FUI harus terhenti di fase grup setelah menelan kekalahan 1-3 dari Sporting Lisbon di laga terakhirnya. Secara keseluruhan, tim tuan rumah ini hanya mampu memetik satu kemenangan dari empat laga yang dijalani.

Dimas Hargiarso dkk. pun menempati urutan terbawah klasemen dari lima tim di grup B. Sepanjang turnamen, FUI hanya mampu mencetak tiga gol dan kebobolan sembilan kali.

“Ini akan jadi bahan introspeksi kita, kenapa kita tidak tampil di puncak performa. Mungkin ada program yang salah, itu yang menyebabkan puncak performa kami justru sebelum turnamen,” ujar Encang kepada para wartawan di luar stadion usai pertandingan.

“Saya yang gagal, bukan anak-anak. Untuk penampilan hari ini sebenarnya lebih baik dari laga-laga sebelumnya, tapi masih jauh dari kata bagus,” tambahnya.

Sementara itu, pelatih Sporting Lisbon Pedro Goncalves langsung mengalihkan fokus ke partai berikutnya melawan Chonburi. Laga tersebut akan jadi penentuan lolos atau tidaknya Sporting ke semifinal, di mana mereka berebut satu tiket dengan Chonburi dan Eintracht Frankfurt yang sama-sama mengemas tiga poin. Sementara satu tiket sudah diraih oleh tim nasional Iran U-16, yang sempurna dalam tiga laga.

Pedro mewaspadai Chonburi yang menyimpan bahaya tersendiri. Tim Thailand itu sebelumnya kalah dua kali berturut-turut, namun di laga terakhir kontra Frankfurt mampu menang telah 6-3. Kemenangan itu bahkan diraih usai tertinggal 1-3 di babak pertama.

“Saya pikir tidak mengejutkan Chonburi bisa menang demikian, meskipun sudah dua kali kalah. Di turnamen ini secara kualitas tim merata, kadang-kadang skor tidak mencerminkan apa-apa,” ujar Pedro dalam jumpa pers usai pertandingan.

“Kami tahu kami akan menghadapi tim yang hebat. Kami akan melakukan yang terbaik untuk mengalahkan Chonburi, kami yakin bisa melakukan itu. Chonburi punya gaya khas dan pemain yang bagus, tapi yang terpenting adalah diri kami sendiri. Kami punya kekuatan sendiri dan akan fokus pada itu,” tandasnya.

(Visited 44 times, 1 visits today)