Terobos Lampu Merah dan Jalur Busway, Sandiaga Uno: Kalau Pejabat Tidak Masalah

0
472
Terobos Lampu Merah dan Jalur Busway, Sandiaga Uno: Kalau Pejabat Tidak Masalah
Terobos Lampu Merah dan Jalur Busway, Sandiaga Uno: Kalau Pejabat Tidak Masalah

Indolah.com, Jakarta – Terobos Lampu Merah dan Jalur Busway, Sandiaga Uno: Kalau Pejabat Tidak Masalah, Akhirnya KPU DKI Jakarta mengumumkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta 2017-2022. Sandiaga pun merayakan kemenangan ini bersama dengan pendukung dan relawannya diPosko Cicurug, Jakarta Pusat. Namun sangat disayangkan, mobilnya melanggar aturan dan berkendara di jalur busway.

Arus lalu lintas yang sangat padat pada Jumat (5/5/2017) petang membuat Sandiaga terpaksa berkendara di jalur busway saat menuju ke Posko Curug itu. Rangkaian kendaraan yang terdiri dari Nissan Serena yang ditumpangi Sandiaga, mobil pengawal polisi, dan mobil untuk awak media di dalamnya, masuk jalur busway di Jalan Salemba Raya dari persimpangan Kramat Lontar.

Baca Juga: Niat Menebar Provokatif, Ketua DPP FPI Sobri Lubis Diusir dari Kalimantan Barat

Terobos Lampu Merah dan Jalur Busway, Sandiaga Uno: Kalau Pejabat Tidak Masalah

Jalur busway tersebut awalnya steril lantaran dijaga seorang petugas busway. Namun brigade motor yang mengawal rombongan Sandiaga membukakan jalan.
Peristiwa itu terjadi pada pukul 16.55 WIB.

Saat wartawan menanyakan mengapa terobos lampu merah dan jalur busway? Dengan enteng Sandiaga mengatakan bahwa tiap pejabat itu mempunyai hak untuk menerobos lalu lintas jika sedang terkejar waktu.

“Oh itu tidak apa-apa, semua pejabat boleh apalagi seperti saya, saya kan sudah jadi wakil gubernur, berati sudah menjadi pejabat kan?” ujarnya.

Sandiaga dijadwalkan hadir di pesta rakyat di Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat dan ada wawancara eksklusif pada pukul 17.00. Sesampainya di Cicurug, Sandiaga langsung disambut meriah pendukungnya. Ia dijaga ketat Brigade 08 untuk menyampaikan sambutan di atas panggung.

“Alhamdulilah kita telah memuncaki kompetisi Pilkada DKI. Ini semua berkat rahmat Allah,” ujar Sandiaga.

Usai memberikan sertifikat kepada relawan, Sandiaga dengan terburu-buru memenuhi wawancara. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak menyadari telah menggunakan jalur busway.

“Hah? Tadi masuk jalur busway, nggak bisa ini, nggak boleh, aku nggak mau, tolong diingatkan,” kata Sandiaga.

Brigadir Ragowo yang mengawal rombongan Sandiaga mengatakan ia terpaksa masuk jalur busway karena terburu-buru.

Saat beranjak dari Cicurug ke Museum Bank Indonesia untuk berpidato, mobil Sandiaga juga sempat menerobos lampu lalu lintas yang menyala merah.

“Ngejar waktu tadi buru-buru,” ujarnya.

Upaya sterilisasi busway yang digalakan pada Juni 2016 silam oleh Pemprov DKI Jakarta dan Kepolisian. Jalur busway tak boleh dilintasi oleh kendaraan selain bus Transjakarta, ambulans, pemadam kebakaran, dan kendaraan pejabat berpelat RI.
Pada praktiknya, kendaraan apapun bisa masuk jalur busway jika ada diskresi pihak kepolisian.

(Visited 109 times, 1 visits today)