Toko Buku yang Jadi Vihara ini Diributi Warga Medan, Pemilik: Ini Rumah Saya, Kok Dilarang?

0
634
Toko Buku yang Jadi Vihara ini Diributi Warga Medan, Pemilik: Ini Rumah Saya, Kok Dilarang?
Toko Buku yang Jadi Vihara ini Diributi Warga Medan, Pemilik: Ini Rumah Saya, Kok Dilarang?

Indolah.com, MEDAN – Tiga unit rumah toko (ruko) gandeng yang sebelumnya dijadikan Toko Buku Sofmedia berubah fungsi menjadi vihara di Jl Karya, Lingkungan X, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat.

Puluhan warga yang bermukim di sekitar lokasi melakukan aksi bakar ban, dan menolak keberadaan vihara milik Sophia Hadyanto itu.

“Awalnya ini toko buku. Pada tanggal 30 November kemarin, tiba-tiba saja ruko berubah menjadi vihara. Jelas kami menolak lah,” kata tokoh masyarakat bernama AK Nasution, Senin (19/12/2016).

Menurut Nasution, selain persoalan beralih fungsi, keberadaan vihara itu dekat dengan Masjid Al Muttaqin yang jaraknya hanya beberapa meter. Kemudian, warga pun melayangkan surat pertanggal 2 Desember ke kantor Lurah.

Baca Juga: Tito Karnavian Tegur Kepala Polres Metro Bekasi Kota Dan Polres Kulonprogo Yogyakarta

“Pemiliknya ini terkesan menantang. Waktu didatangi kepling, dia bilang begini, ini rumah-rumah saya. Uangnya beli pakai uang saya. Kenapa larang-larang,” kata Nasution menirukan ucapan pemilik bangunan.

Akibat aksi ini, jalanan di sekitar lokasi sempat macet. Sebab, posisi bangunan persis berada di pinggir jalan raya yang kerap dilalui kendaraan.

Guna mengantisipasi kericuhan, petugas Polsekta Medan Barat turun ke lokasi. Kapolsek Medan Barat, Kompol Victor Ziliwu tampak mengajak warga berdialog.

(Visited 116 times, 1 visits today)