Toyota Menyokong Pembanguan Infrastruktur Stasiun Pengisian Hidrogen

0
494

238952_620

Indolah.com – Untuk memenuhi ambisi memasarkan mobil berbahan bakar hidrogen (fuel cell) mulai tahun depan, Toyota Motor Corporation (TMC) bergerak gesit. Produsen mobil terbesar di dunia itu menyiapkan dana 7,2 juta dollar AS (Rp 83,02 miliar) untuk menyokong pembanguan infrastruktur berupa stasiun pengisian hidrogen. Dana tersebut disuntikan kepada perusahaan energi lokal, FirstElement Fuel, di bawah pimpinan Joel Ewanick, yang sebelumnya sempat menjabat sebagai Kepala Pemasaran General Motors Company. Dengan sokongan ini, Toyota berharap bisa mempercepat sekaligus merangsang dibukanya beberapa stasiun pengisian hidrogen di California.

Menurut berkas resmi Komisi Energi California (CEC) yang dilansir Bloomberg, akhir pekan lalu, FirstElement berencana membuka setidaknya 19 stasiun pengisian baru. Selain menjual bensin, tempat ini juga menyediakan hidrogen. Tersedianya jaringan ini, bukan cuma untung bagi Toyota, tetapi juga Honda dan Hyundai yang juga berencana memasarkan mobil fuel cell mulai tahun depan dan selanjutnya.

Tanpa batas
“Ini benar-benar langkah awal dalam mengembangkan jaringan pengisian bahan bakar dan pertama kalinya juga mengizinkan orang berkendara (dengan mobil fuel cell) tanpa batas,” jelas Ewanick, Chief Executive Officer FirstElement. Perusahaan ini mendapat dana hibah untuk dikelola, nilainya mencapai 27,6 juta dollar AS (Rp 318,2 miliar) untuk menyokong energi negara.

CEC telah mengeluarkan izin untuk pendirian 28 stasiun pengisian hidrogen dan satu pengisian “mobile” di negara bagian itu. Rachel Grant Kiley, salah satu petugas dari CEC mengatakan, dengan cuma ada sembilan stasiun hidbrogen dan 17 lokasi masih dalam pengembangan masih belum cukup mendorong percepatan penggunaan mobil dengan teknologi ramah lingkungan. Pemerintah California menargetkan memiliki 100 stasiun pengisian hidrogen dengan prediksi investasi sampai 200 juta dollar AS dalam 10 tahun ke depan.

“Tahun-tahun pertama di California akan menjadi sangat kritis bagi teknologi fuel cell yang mengonsumsi hidrogen. Melalui kesepakatan finansial dengan FirstElement, Toyota mau menunjukkan komitmen penuhnya mendorong populasi mobil bebas emisi di sini,” jelas Bob Carter, Senior Vice President Toyota.

(Visited 68 times, 1 visits today)