Trump Perintahkan Penghentian Bantuan ke Palestina Rp 2,8 Triliun

0
135
Trump Perintahkan Penghentian Bantuan ke Palestina Rp 2,8 Triliun
Trump Perintahkan Penghentian Bantuan ke Palestina Rp 2,8 Triliun

Indolah.com – Trump Perintahkan Penghentian Bantuan ke Palestina Rp 2,8 Triliun, Presiden AS Donald Trump telah memutuskan akan mengalihkan dana lebih dari $200 juta atau sekitar Rp 2,8 triliun bantuan ekonomi yang sedianya dialokasikan ke Gaza dan Tepi Barat ke tempat lain.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri mengatakan keputusan itu dibuat “untuk memastikan bahwa dana itu dipakai sesuai kepentingan nasional AS.”

Sejauh ini pemerintah AS sudah membekukan sekitar $65 juta atau sekitar Rp860 milyar sumbangan dana untuk organisasi PBB, UNRWA, yang membantu rakyat Palestina.

BACA JUGA >>> Sudah Sempat Diperingatkan, Wanita di Tanjung Priok Tewas Tertabrak Kereta

Badan PBB ini menyediakan layanan kesehatan, pendidikan, dan berbagai layanan sosial kepada jutaan warga Palestina, baik di dalam maupun di luar Palestina, termasuk di Tepi Barat, Jalur Gaza dan di sejumlah negara tetangga Palestina sejak 1950.

Keputusan menghentikan bantuan ke Gaza ini terjadi di tengah hubungan yang kian memburuk antara Palestina dan AS sejak Trump menjadi orang nomor satu di negara itu.

Hubungan itu mencapai titik terendah setelah AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Desember 2017. Akibatnya, Palestina mengatakan AS tidak dapat melanjutkan peran mediasinya dalam proses perdamaian di wilayah itu.

Penghentian bantuan untuk Gaza dan Tepi Barat ini dilakukan oleh AS sambil menunggu peninjauan ulang UU yang mengharuskan AS memotong bantuan kepada Palestina, atau biasa dinamakan Taylor Force Act pada bulan Juni.

Tindakan AS ini ditujukan untuk memaksa Otoritas Palestina agar menghentikan memberikan tunjangan kepada keluarga orang-orang yang dihukum karena apa yang disebut AS sebagai tindakan teori terhadap Israel.

Trump Perintahkan Penghentian Bantuan ke Palestina Rp 2,8 Triliun

Pada Jumat, juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan keputusan “mengalihkan” dana bantuan ekonomi Palestina kepada “proyek yang lebih diprioritaskan” dibuat berdasarkan hasil evaluasi, namun tidak menyebutkan di mana bantuan ekonomi itu akan disalurkan nantinya.

Tindakan AS ini dipertanyakan oleh Otoritas Palestina, badan dunia, serta PBB yang memperingatkan pemotongan bantuan ekonomi itu akan makin menyulitkan kehidupan sehari-hari bagi warga Palestina wilayah Gaza maupun Tepi Barat.

Bagaimanapun, kebijakan yang diambil pemerintah Trump ini berkebalikan dengan keputusan yang diambil oleh pendahulunya, Obama.

Pada saat-saat terakhir sebelum digantikan oleh Trump pada Januari 2017, Obama justru memanfaatkan jam-jam terakhir tersebut untuk mengeluarkan surat keputusan tentang bantuan pemerintah AS kepada Palestina sebesar US$221 juta atau sekitar Rp2,9 triliun.

Dana dari pemerintah Obama ini dianggarkan untuk program kemanusiaan di Gaza-Tepi Barat, dan proyek-proyek lain untuk menguatkan tata pemerintahan serta melakukan reformasi politik.

Tapi bantuan dana Obama ini dilaporkan ‘ditahan’ sebelum akhirnya dibekukan dan dialihkan ke tempat lain oleh Presiden Trump.

(Visited 20 times, 1 visits today)