Unik ! Brownies Bermotif Batik ini Jadi Ciri Khas Makanan di Yogyakarta

0
34

Unik ! Brownies Bermotif Batik ini Jadi Ciri Khas Makanan di Yogyakarta

Indolah.comUnik ! Brownies Bermotif Batik ini Jadi Ciri Khas Makanan di Yogyakarta. Setiap orang pasti kenal atau sempat rasakan kue brownies. Kue yang dibuat dengan dikukus atau dipanggang ini banyak didapati beberapa kota di Indonesia, termasuk juga Yogyakarta.

Di Yogyakarta ada brownies unik, yaitu bermotif batik. Brownies ini di produksi oleh Pawon Kayu. Pencipta brownies motif batik ini ialah pasangan suami istri Ani Kusumawati serta Slamet Saksono.

Ani Kusumawati memang semenjak awal mempunyai hoby memasak, termasuk juga membuat kue. Akan tetapi, ibu rumah-tangga ini memiliki inspirasi membuat kue brownies dari melihat video di YouTube.

“Saya awalannya iseng-iseng membuat brownies, selalu memperdalam dengan turut kursus-kursus,” tutur Ani Kusumawati, Kamis (16/08/2018).

Ani Kusumawati lalu ingin membuat brownies yang berlainan supaya brownies bikinannya mempunyai kekhasan.

Sesudah berdiskusi dengan suaminya, muncul inspirasi untuk bikin brownies dengan motif batik.

“Saya ini senang dengan batik. Ya dari sana, selalu muncul inspirasi untuk bikin brownies dengan motif batik,” katanya.

Ani Kusumawati lantas coba mewujudkan inspirasi itu. Akan tetapi, nyatanya membuat brownies motif batik tidak gampang.

“Tidak berhasil itu seringkali banget, sampai saya malu, sampai dibuang semua macem lah. Yang susah itu kan temukan formasi adonan untuk batiknya agar melekat di brownies,” tegasnya.

Kegagalan untuk kegagalan malah jadi pelajaran buat Ani Kusumawati. Sampai sesudah melalui seringkali eksperimen, Ani Kusumawati temukan formasi adonan yang pas.

Motif batik di kue brownies buatanya dibikin dengan manual dengan memakai tangan. Bila awalannya proses membuat brownies batik menghabiskan waktu satu jam, akan tetapi sekarang ini Ani Kusumawati cuma memerlukan waktu seputar 30 menit.

Baca juga : Unik! Ada Masjid Yang Berbentuk Perahu di Kota Gresik

Tidak hanya ketepatan adonan untuk membuat perasaan yang lezat, kecermatan lanjutnya juga jadi yang utama untuk membuahkan motif batik yang prima.

“Motifnya itu gunakan adonan yang dikasih pewarna makanan. Selalu membuat motifnya itu saya membuat manual dengan tangan, ya seperti membatik itu. Karena sangat miripnya banyak customer yang menduga jika brownies ini kain batik,” paparnya.

Dikatakan Ani, ada beberapa jenis motif batik yang dibuatnya. Customer bahkan juga dapat juga pilih motif batik seperti keinginan mereka.

“Banyak motifnya, ya 10-an lebih, yang favorite itu motif Kawung, Parang, Sidomukti, Sekar Jagat, serta jarik gendong. Saya gak cuma membuat brownies motif batik, ada pula roll cake (bolu gulung) motif batik,” katanya.

Harga untuk brownies serta roll cake unik dengan motif batik termasuk murah. Ani Kusumawati membandrol harga Rp 60.000 untuk brownies batik. Sedang roll cake motif batik dibanderol di harga Rp 75.000.

Menurut dia customer brownies batik buatnya bukan sekedar hadir dari DIY akan tetapi sampai luar kota. Bahkan juga ada yang sampai dibawa ke luar negeri.

“Sangat jauh itu ke Belanda. Menjadi ada rekan yang ke Belanda selalu pesan untuk oleh-oleh,” urainya.

Pesanan brownies batik membludak umumnya waktu berlibur datang. Beberapa orang yang beli untuk oleh-oleh keluarga atau tetangga. Diluar itu, pesanan alami penambahan saat hari raya atau musim hajatan pernikahan.

Ani Kusumawati menjelaskan brownies batik ini masih tetap adalah produk rumahan. Semua ditangani bersama dengan suami dirumahnya Jalan Bahagia, Sambirembe Sambirejo, Selomartani, Kalasan, Sleman.

“Ada kemauan yang akan datang membuat outlet didalam rumah,” ujarnya.

(Visited 11 times, 1 visits today)